PSBB Jakarta

Satpol PP DKI Bakal Bubarkan Takbiran Keliling di Kampung-kampung

Satpol PP DKI Jakarta bakal membubarkan masyarakat yang menggelar takbiran keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Foto dokumentasi: Membawa Miniatur Masjid, Ratusan Warga Takbiran Keliling di Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (4/6/2019) malam. Satpol PP DKI Jakarta bakal membubarkan masyarakat yang menggelar takbiran keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5/2020) mendatang. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Satpol PP DKI Jakarta bakal membubarkan masyarakat yang menggelar takbiran keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5/2020) mendatang.

Satpol PP DKI juga mulai mengintensifkan pengawasan di perkampungan yang ada di lima wilayah setempat.

“Saat ini sedang dilakukan identifikasi untuk menempatkan posko-posko penjagaan di tempat atau jalan strategis. Nanti Satpol akan berjaga di setiap wilayah kota administrasi,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin di Balai Kota DKI pada Jumat (22/5/2020).

Menurut dia, pengawasan di jalan strategis yang dimaksud seperti banyaknya kendaraan yang melintas.

Bila ada warga melakukan takbiran keliling memakai kendaraan, petugas bakal mengecek surat izin dan sebagainya.

 Anies Sebut Penyebaran Covid-19 di Jakarta Semakin Rendah Setelah DKI Keluarkan Kebijakan Ini

 Mirip Akademi Militer, Akademi Demokrat Sudah Lantik Lulusan Pertamanya, Langsung Dinas di DPR RI

 MANTAN Ketua KPK Abraham Samad Serang Kebijakan Jokowi Naikkan BPJS: Lain Gatal Lain Digaruk

Adapun takbiran keliling dianggap melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena memicu kerumunan orang.

Jenis sanksinya beragam dari menyapu jalan raya hingga denda Rp 100.000 kepada pelanggar.

Arifin menambahkan, petugas mulai bersiaga pada malam takbiran atau Sabtu (23/5/2020) malam.

Mereka bertugas dari pukul 19.30 sampai 24.00.

 TERUNGKAP, Diduga Ini Pemicu Bentrok Ormas di Jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi

“Kalau mau takbiran silakan di tempat masjidnya masing-masing, kalau takbiran mau satu sampai dua orang yah nggak apa-apa, kecuali berkerumun itu yang nggak boleh,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Arifin menegaskan Satpol PP tidak pernah kendur meski PSBB telah memasuki fase ketiga.

Kata dia, pengawasan Pergub Nomor 33 tahun 2020 tentang PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta bakal terus dilakukan sampai statusnya dicabut oleh DKI Jakarta.

 Profil Selfi, Artis Dangdut yang Dikarantina karena Mudik dari Jakarta Juara Lida dan DAcademy Asia

“Kami tidak akan pernah lelah, bahkan kami akan terus melakukan pengetatan. Tidak ada kelonggaran PSBB, jadi jalan terus seperti biasa biar aman semuanya,” tegas Arifin. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved