Pemprov Jabar Sebut Masuk Zona Merah, Wali Kota Bekasi Tetap Gelar Salat Idul Fitri, ini Alasannya

JEmaah diwajibkan tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan.

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Warga Salat Idul Fitri di kawasan Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Jatinegara, Jakarta, Minggu (25/6/2017). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi memperbolehkan wilayah kecamatan zona hijau menggelar salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan.

Padahal sudah jelas Pemerintah Provinsi Jawa Barat melarangnya dan menyebut wilayah Kota Bekasi masuk zona merah.

Atas hal itu Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan makna zona hijau wilayah Kota Bekasi berdasarkan data dan informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

2,3 Juta Data Penduduk Bocor, Pakar Siber: Sistem IT KPU Patut Dipertanyakan

 Konser Raya Dari Rumah Kompas TV Bersama Dompet Dhuafa, akan Dimeriahkan Radja hingga Anisa Rahman

 Selama Diterapkan PSBB Diprediksi ada 400.000 Kehamilan tidak Direncanakan di Indonesia

 Soal Pemenang Lelang Motor Listrik Bertanda-tangan Presiden Jokowi, Wanda Hamidah Enggan Berkomentar

Dari data Dinkes 288 kasus positif tersisa pasien yang masih dirawat 22 orang.

Sedangkan 235 orang sembuh dan 31 meninggal.

"Kita evaluasi hasil PSBB, apa yang disampaikan Pak Gubernur bahwa kondisi Kota Bekasi itu ada pada level 4, sedangkan faktanya sampai dengan hari ini kita tinggal 22 orang kondisi positif virus Corona," kata Rahmat kepada awak media di Stadion Patriot Candrabaga, pada Jumat (22/5/2020).

22 orang warga positif itu ada beberapa yang diisolasi secara mandiri, ada dirawat di RS Wisma Atlet, dan RSUD Kota Bekasi.

"Jadi kalau dijelaskan tadi apa yang disampaikan oleh Kabid P2P pada Dinkes, kalau timnya Pak Gubernur itu menilai kondisi perjalanan pasien itu dinilai mundur ke belakang. Sedangkan kita itu harusnya maju ke depan. Minimal 14 hari masa proses itu baru ada evaluasi," terang dia.

Rahmat mengungkapkan pihak Pemkot Bekasi menilai dan mengevaluasi maju kedepan.

Sehingga hasil kongkritnya sesuai dengan kejadian yang ada.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved