Lelang Motor Listrik Jokowi

Minta Bamsoet Stop Urusi Lelang Motor, Jansen Sitindaon:Tak Enak Dilihat,Terdegradasi Marwah MPR-nya

Politisi partai Demokrat itu meminta Bambang Soesatyo untuk mengakhiri keterlibatannya dalam masalah pelelangan motor bertandatangan presiden

Warta Kota/Istimewa
Jansen Sitindaon 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Nama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo  ramai dibicarakan di tengah polemik soal pemenang lelang sepeda motor Gesits, M Nuh, yang tak bisa membayarnya.

Bamsoet dianggap sebagai salah satu pihak yang bertanggungjawab atas peristiwa memalukan itu.

 Bambang Soesatyo pun meminta maaf terkait polemik lelang motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo.

Adapun kehebohan tersebut terjadi karena Muhammad Nuh yang memenangkan lelang, dibatalkan lantaran yang bersangkutan tak bisa membayar.

Nuh Tak Sadar Ikut Lelang, Mustofa Nahra Endus Indikasi Kebohongan, Minta Wanda Hamidah Diperiksa

Dilelang Ulang, Sepeda Motor Gesits Akhirnya Jatuh ke Anak Bungsu Hary Tanoe Senilai Rp2.55 Miliar

"Kalau ada pihak yang harus disalahkan saya orangnya, saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan, bukan yang lain."

"Karena saya PJ (penanggung jawab) acara ini," kata Bamsoet dalam siaran BNPB, Jumat (22/5/2020).

Bamsoet mengaku tidak enak hati kepada Jokowi soal lelang motor tersebut.

"Sebenarnya beliau tidak tahu apa-apa, karena beliau hanya membantu."

"Beliau hanya ingin membantu gagasan para seniman dan para pekerja seni yang sebelumnya datang kepada saya, kepada Kepala BPIP, dan kepada BNPB."

"Untuk melakukan gagasannya melalui konser dengan niat membantu saudara-saudaranya sesama seniman dan pekerja seni," paparnya.

Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved