Virus Corona

Menteri Agama Minta Masyarakat Tidak Menerima Tamu saat Lebaran: Banyak Sekarang Orang Tanpa Gejala

Diimbau masyarakat tidak menerima tamu saat Lebaran, lantaran virus corona atau Covid-19 masih mewabah.

Editor: Panji Baskhara
TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI
Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Diimbau masyarakat tidak menerima tamu saat Lebaran, lantaran virus corona atau Covid-19 masih mewabah.

Imbauan masyarakat tidak terima tamu Lebaran saat wabah virus corona tersebut, langsung dari Menteri Agama Fachrul Razi.

Ia mengatakan banyak Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga lebih baik seluruh umat muslim berlebaran di rumah bersama keluarga inti.

Hal ini demi menghindari penyebaran Covid-19.

Kabar Terbaru Ponari Dukun Cilik dari Jombang, Kerja Sebagai Sales dan Bakal Menikah Setelah Lebaran

Pandemi Covid-19, Penyerang Persita Rencanakan Lebaran di Rumah dan Video Call Keluarga

Pemkot Bekasi Larang Halalbihalal dan Minta Warga Rayakan Lebaran di Rumah

"Saya menyarankan juga supaya berlebaran di rumah saja bersama keluarga inti. Tidak usah ke mana-mana dan juga tidak usah menerima tamu karena tidak jelas tamu yang datang mungkin membawa virus karena memang banyak sekarang orang tanpa gejala," kata Fachrul melalui video telekonferensi yang dipantau dari Youtube BNPB, Kamis (21/5/2020).

Fachrul mengatakan, silaturahim saat Lebaran tidak hanya dengan pertemuan fisik.

Saat ini, masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk bersilaturahim.

Atau, cara yang paling sederhana, melakukan panggilan video menggunakan ponsel.

"Banyak sekali medsos yang tersedia sekarang. Contoh melalui HP pun kita bisa, kita tinggal video call kita sudah bisa berkomunikasi dengan temen-temen, dengan saudara-saudara di manapun dia berada," ujar Fachrul.

"Bermaafan itu atau silaturahim kan tidak harus ketemu fisik. Silaturahim terjadi bukan karena kedekatan fisik tapi karena kedekatan batin, kedekatan hati," ujarnya.

Selain anjuran tak menerima tamu, Fachrul juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mudik.

Dengan penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, mudik justru dapat membawa bencana ke keluarga di kampung.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved