Hari Raya Idul Fitri

Larangan Mudik, Pedagang Kulit ketupat Kebanjiran Rezeki, Penjualan Naik 80 Persen

Pedagang kulit ketupat ketiban rezeki terkait larangan mudik. Pasalnya, warganya yang tetap tinggal di Jakarta memborong kulit ketupat untuk Lebaran.

Warta Kota/Desy Selviany
Pembeli kulit ketupat berkerumun untuk mendapatkan kulit ketupat yang diinginkannya, di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2020). 

Alasannya, daging ayam kampung lebih enak ketimbang ayam broiler.

Tissa Biani: Baju Baru dan Kue untuk Diri Sendiri Tidak Penting saat Lebaran Kali Ini

Menteri Agama Minta Masyarakat Tidak Menerima Tamu saat Lebaran: Banyak Sekarang Orang Tanpa Gejala

"Emang kalo mau Lebaran gini pasti banyak yang beli. Biasa buat opor tu. Dagingnya kan beda," kata Fikri, Jumat (22/5/2020).

Meski pandemi virus corona, kata Fikri, penjualan ayam kampung masih terbilang stabil, walaupun agak sedikit menurun.

Namun, pasokan ayam diakuinya berkurang.

"Kalo yang beli mah masih ada aja. Cuma kalo sekarang itu stoknya yang susah. Biasanya kita bawa 200 ayam, tahun ini cuma bawa 100 doang," katanya.

Lantai 2 dan 3 Plaza Ciledug Ditutup Gara-gara Penuh Pengunjung Ingin Beli Baju Lebaran

Pemudik Nekat Tidak Surut Jelang Lebaran, Mereka Nekat Meski Bayar Ongkos 4 Kali Lebih Mahal

Ayam kampung di Pasar Palmerah ditawarkan dengan harga Rp 250.000 per ekor.
Ayam kampung di Pasar Palmerah ditawarkan dengan harga Rp 250.000 per ekor. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Ayam-ayam itu kebanyakan didatangkan langung dari wilayah Tanggerang.

Menurut Fikri harga ayam kampung saat ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya,.

"Kalo harga sih tergantung yang kecil begini Rp 100.000. Nah kalo yang gede begini bisa Rp 250.000. Harga mah sama aja kalo saya bilang ya kayak tahun lalu juga segini," ucapnya.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved