Hari Raya Idul Fitri

Larangan Mudik, Pedagang Kulit ketupat Kebanjiran Rezeki, Penjualan Naik 80 Persen

Pedagang kulit ketupat ketiban rezeki terkait larangan mudik. Pasalnya, warganya yang tetap tinggal di Jakarta memborong kulit ketupat untuk Lebaran.

Warta Kota/Desy Selviany
Pembeli kulit ketupat berkerumun untuk mendapatkan kulit ketupat yang diinginkannya, di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Larangan mudik untuk penjual kulit ketupat di sekitar Palmerah, Jakarta Barat,  berbuah manis.

Banyak warga tidak mudik dan tetap di Jakarta saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah membuat omzet pedagang kulit ketupat naik 80 persen.

Seperti penjualan kulit ketupat yang dialami Indro (28) di sekitar Palmerah.

Indro mengaku, dia sampai kewalahan melayani pembeli kulit ketupat di Jakarta yang membeludak.

Bahkan, dalam sehari saja dia bisa menjual 10.000 kulit ketupat.

Video Tutorial Membuat Ketupat yang Legit dan Tahan Lama dan Tips Penyimpannnya

Cerita Esti Puji Lestari Tentang Sulitnya Mencari Ketupat Saat Merayakan Lebaran di Negeri Sakura

"Ini dari pukul 02.00 WIB saja sudah habis. Saya sampai kewalahan melayaninya," kata Indro saat ditemui Jumat (22/5/2020) siang.

Indro mengataka bahwa kulit ketupatnya sudah ditawarkan kepada pembeli sejak H-3 Idul Fitri 1440 Hijriah, Kamis (21/5/2020).

Namun, dia mengaku kesulitan mendapatkan stok kulit ketupat lantaran peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

"Ini ketupatnya dari Banten. Jadi saya cukup kesulitan saat distribusinya," kata Indro.

3 Cara Mudah Membuat Ketupat Antigagal, Legit dan Tahan Lama

Warga Teriak Minta Bansos Ternyata Dibuat Beli Baju Lebaran, Bima Arya: Ini Bikin Saya Kecewa!

Kesulitan distribusi itu membuat permintaan tidak sebanding dengan persediaan kulit ketupat.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved