Liga 1

Ismed Bersyukur Bisa Lebaran di Kampung Halaman

Bek senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan menginformasikan suasana dan kondisi di kampung halamannya masih normal dan tidak terpengaruh pandemi corona.

Warta Kota/Gisesya Ranggawari
Ismed Sofyan mengatakan, ia dan kawan-kawan kemungkinan akan bermain lebih bertahan di Makassar untuk mengincar hasil imbang. 

Bek senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan menginformasikan suasana dan kondisi di kampung halamannya masih normal dan tidak terpengaruh pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Saat ini, Ismed Sofyan memang sedang berada di tanah kelahirannya yakni di Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Ismed Sofyan masih menjalani latihan sebagai pemain meski sudah diangkat menjadi asisten pelatih
Ismed Sofyan masih menjalani latihan sebagai pemain meski sudah diangkat menjadi asisten pelatih (@persijajkt)


Pemain berusia 40 tahun itu memilih pulang ke kampung halaman karena tidak adanya aktivitas latihan bersama Persija dan kompetisi Liga 1 2020 yang dihentikan.

Ismed bersyukur, pada bulan Ramadan tahun itu bisa fokus menjalani ibadah puasa bersama dengan keluarga besarnya.

Di kampung halaman Ismed Sofyan, saat ini kondisinya masih berjalan normal dan tidak terpengaruh dari adanya pandemi Covid-19.

Masyarakat di kampung Tualang Cut, tetap beraktivitas secara normal dan tidak memikirkan gangguan dari Covid-19.

Meski begitu, Ismed Sofyan tetap waspada untuk menghindari terpapar atau kejadian yang tidak diinginkan.

"Alhamdulillah di tempat saya tinggal, Aceh Tamiang di kampung Tualang Cut, ini sangat normal. Benar-benar seperti tidak ada wabah Covid-19," kata bek Persija, Ismed Sofyan saat dikonfirmasi awak media.

Di tengah situasi pandemi Covid-19, beberapa wilayah di Indonesia sudah memberlakukan aturan ketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bahkan, di beberapa wilayah sudah ada aturan tidak bisa beribadah secara langsung di masjid dan mushola atau mengunjungi pusat keramaian selama pandemi Covid-19.

Ismed menerangkan, di kampung halamannya masih bisa menjalani aktivitas ibadah secara normal dan melakukan kegiatan di pusat keramaian.

"Saya bisa bilang memang normal. Aktivitas normal, kami ke masjid normal, kami ke pasar normal, nongkrong di warung kopi biasa saja. Jadi, Alhamdulillah juga bisa menjalani Ramadan tahun ini di sini dan juga lebaran di sini," tuturnya.

Kondisi tersebut disambut antusias karena bisa menjalani semuanya pada bulan Ramadan secara normal.

"Bersyukurnya sih bisa tetap ibadah dengan normal, ambil positifnya," sambung Ismed.

Ismed menyebut, situasi dan kondisi di kampung halamannya sangat berbeda dengan yang ada di daerah-daerah lain.

"Di sini sangat normal dan sangat berbeda dengan Ibu Kota ataupun di daerah lainnya," ucap Ismed Sofyan.

Saat ini, kondisi di beberapa daerah di Indonesia sudah melarang melakukan ibadah salat secara berjamaah.

Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan yang ada di kampung halaman Ismed Sofyan.

Bahkan, ketika salat Jumat dan nanti Idulfitri bisa melangsungkan salat berjamaah di masjid atau lapangan terbuka.

"Insya Allah di sini akan ada salat Idul Fitri. Di sini Jumatan saja masjid penuh, makanya saya bersyukur. Alhamdulillah," tutup pemain yang selalu menggunakan nomor punggung 14 tersebut.

Penulis: Valentino Verry
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved