Banjir

Warga Duren Mekar Depok Laporkan Tanggul Hingga Kini Belum Diperbaiki

Warga di Perumahan Bukit Sawangan Indah (BSI), Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok terpaksa harus menghadapi bencana banjir.

WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Banjir hingga setengah meter kembali terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim, tepatnya di bawah flyover ARH hingga ke Jalan Ridwan Rais, Beji, Depok, Senin (11/12/2017) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Belum juga reda bencana penyakit yang menghantui Kota Depok, kini warga di Perumahan Bukit Sawangan Indah (BSI), Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok terpaksa harus menghadapi bencana banjir.

Ya, untuk ke delapan kalinya warga di perumahan tersebut merasakan pahitnya hidup di dekat aliran sungai yang tanggulnya jebol sejak Februari lalu dan tak juga diperbaiki hingga sekarang.

"Kami sudah melaporkan jebolnya tanggul Ragamukti Arco ke pihak Kelurahan dan Kecamatan namun belum juga diperbaiki, cuma iya-iya saja katanya," papar Surya Candra seorang warga BSI kepada Warta Kota, Kamis (21/5/2020).

Sore Ini, Arus Lalu Lintas di Jalan Raya Cipayung Menuju Bojonggede Macet

Mulai Rp 1 Jutaan hingga Rp 10 Juta, Ini Daftar Harga Smartphone Xiaomi Mei 2020

22 Tahun Reformasi, Cak Imin: Negara Semakin Tak Berdaya Terhadap Kekuatan Pasar, Patut Hitung Ulang

Dijenguk Deddy Corbuzier saat Sakit, Siti Fadilah Bantah Korupsi: Musuh Saya Besar, Jadi Saya Kalah

Sebelum kebanjiran pada 20 Mei malam kemarin, Surya mengaku pada 18 Mei juga warga sekitar merasakan rendaman air kali yang mengalir deras ke pemukiman warga.

Hanya hitungan hari saja warga Duren Mekar ini mengalami bencana yang membuat perabotan dan rumah mereka rusak akibat banjir terus menerus.

Selain melapor ke Lurah dan Camat, Surya juga mengaku warga sudah melayangkan perbaikan tanggul kepada Anggota DPRD dan Wali Kota Depok.

"Hal ini membuat kami merasa terabaikan dan termarjinalkan, kami bingung harus mengadu kemana lagi," tuturnya.

Tak kunjung diperbaikinya tanggul inilah yang membuat warga dihadapkan pada dua pilihan sulit sekaligus.

Sebab, ditengah larangan keluar rumah atau pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat pandemi Covid-19 ini, Surya mengaku warga bingung harus bagaimana.

"Pertanyaan nya bagaimana PSBB bisa kami laksanakan? Jika hujan lebat sebentar di Bogor langsung membuat air tumpah ke pemukiman warga," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved