Liga 1

Selebrasi Cinta Ibu ala Chandra Waskito

Selebrasi jari tangan membentuk love ala penyerang Persita Tangerang, Chandra Waskito ternyata punya makna yang begitu dalam baginya.

istimewa
Chandra Waskito hadir menyapa penggemar Persita Tangerang besok. 

Selebrasi jari tangan membentuk love ala penyerang Persita Tangerang, Chandra Waskito ternyata punya makna yang begitu dalam baginya.

Pemain bernomor punggung 50 ini mengatakan selebrasi love didedikasikan kepada ibunya, yang sudah almarhum. Sebab, semasa hidup, selalu menemani dan menonton Chandra kala bermain. 

Chandra Waskito melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Martapura pada 10 November 2019.
Chandra Waskito melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Martapura pada 10 November 2019. (Tribunnews/Fadjrie Raden)

Kito, nama akrab Chandra, mengutarakan arti selebrasinya saat sesi Rindu Pendekar, Rabu (20/5).

"Selebrasi itu untuk ibu saya, setiap kali saya mencetak gol, saya dedikasikan untuk ibu. Namun, sekarang ibu telah tiada. Tapi selebrasi itu tetap saya lakukan. Kalau dulu untuk ibu, sekarang untuk istri," ujar pemain asal Solo, Jawa Tengah ini.

Agustus tahun 2019 lalu saat Persita melakukan away ke Bangka. Kito harus izin dari tim untuk menjaga ibunya yang dirawat di rumah sakit.

Setelah Persita selesai melakukan laga melawan Bangka dan bersiap kembali ke Tangerang, Kito mendapat kabar duka, bahwa ibunya telah meninggal.

Kito sendiri sempat merasakan kehilangan mendalam atas kepergian sang bunda,

Bagaimana tidak, selain dirinya anak tunggal, ibunya paling setia disisinya menjadi penyemangat utama dirinya, bahkan saat Persita melakukan partai away pun ibunya turut hadir.

Setelah kepergian sang bunda, Kito melakulan pertandingan pertamanya tanpa kehadiran sang ibu kala menjamu PCSC Cilacap di Stadion Sport Center, Tangerang. Dirinya berhasil mencetak satu gol dari skor 3-1 untuk kemenangan Persita.

Sembari menetaskan air mata, pemain kelahiran 1994 ini tetap melakukan selebrasi gol berbentuk love, tanda besarnya cinta dan sayangnya kepada sang ibu.

Kini, Kito pun berkeyakinan, di surga, ibunya tetap bangga atas pencapaian dirinya di Persita. Dirinya adalah salah satu pemain yang berjasa membawa Persita lolos ke Liga 1 Indonesia musim 2020.

"Saya tak perlu bersedih lagi, dan saya bersyukur saat ini saya sudah ada istri yang menemani, jadi saya akan tetap bersemangat mengejar mimpi saya," tutupnya.

Penulis: Valentino Verry
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved