Liga 1

Cerita Adixi Lenzivio Saat Dihadapkan dengan Situasi Sulit, Pilih Timnas Futsal Atau Kiper Persija

Mantan kiper Timnas Indonesia U-23 itu menuturkan melewati ujian hebat dalam transisi dari pemain futsal menjadi sepak bola.

Tribunnews.com
Adixi Lenzivio 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penjaga gawang Persija, Adixi Lenzivio mengaku pernah dihadapkan dengan situasi sulit, memilih masuk timnas futsal Indonesia atau kiper pelapis Persija Jakarta.

Momen tersebut diceritakan Adixi Lenzivio berawal ketika perjuangannya kembali merumput sebagai pesepak bola.

Seperti dilansir dari Persija.id, mantan kiper Timnas Indonesia U-23 itu menuturkan melewati ujian hebat dalam transisi dari pemain futsal menjadi sepak bola.

Sebelumnya Adixi memang empat tahun meninggalkan dunia sepak bola.

Pada 2015, ia memilih melanjutkan pendidikannya untuk menjadi sarjana serta banting stir menjadi pemain futsal.

Liga 1 Ditangguhkan, Gelandang Persija Habiskan Waktu dengan Membaca dan Telepon Rekan Setim

Padahal kala itu ia sempat menjadi kiper inti di Persija.

Keputusan Adixi terbilang tepat. Ia mendapatkan gelar sarjana ekonomi sekaligus mendapat panggilan seleksi Timnas Futsal Indonesia.

Namun pada saat yang bersamaan, pilihan sulit datang.

Pada pertengahan musim 2019, Persija Jakarta membutuhkan sosok penjaga gawang tambahan untuk melapis Andritany dan Shahar Ginanjar.

Bawa Juara Liga Indonesia Tahun 2001, Warsidi Ardi Ungkap Kebersamaan di Persija Jakarta

Adixi yang menantikan momen itu pun akhirnya memilih ke pangkuan Macan Kemayoran.

“Saat itu tentu dilema ya. Siapa yang tidak mau bermain di Timnas? Namun siapa juga yang tidak ingin membela Persija? Setelah diskusi dengan orang tua akhirnya saya memilih kembali merumput dengan membela Persija,” ujarnya.

Adixi pun berjuang ekstra keras saat kembali ke Persija.

Ia harus menurunkan berat badannya yang sempat melonjak saat bermain futsal.

Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono Pernah Geser Striker Sekelas Widodo C Putro dan Gendut Dony

Serangkaian latihan fisik dilakukan anak kandung legenda Persija, Adityo Darmadi ini.

“Waktu itu saya harus turun lebih dari 5 kilogram. Saya sempat berlatih tanpa bola dengan hanya berlari mengelilingi lapangan. Dengan semangat yang kuat, akhirnya saya kembali ke berat badan yang seharusnya dan dipercaya kembali masuk ke dalam tim meski pelapis,” tambahnya.

Editor: Murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved