PSBB Jakarta
9 Remaja Terlibat Perang Sarung dan Melanggar Aturan PSBB di Koja Jakarta Utara Diamankan
Sembilan remaja diamankan karena terlibat tawuran menggunakan sarung atau biasa disebut perang sarung di Jalan Alur Laut, Koja, Jakarta Utara.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - Sembilan remaja diamankan karena terlibat tawuran menggunakan sarung atau biasa disebut perang sarung di Jalan Alur Laut, Koja, Jakarta Utara.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, anak-anak itu melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena melakukan perang sarung.
"Mereka melaksanakan tawuran atau perang antar-mereka dengan menggunakan sarung yang mereka kenal dengan perang sarung," ujar Budhi, Kamis (21/5/2020).
Kemudian, anak-anak yang masih dibawah umur itu langsung diamankan setelah mendapat informasi dari warga yang resah atas ulah anak-anak tersebut.
• Bubarkan Tawuran Dua Kelompok Pemuda, Panit Reskrim Polsek Tambora Dibacok
• Kapolsek Tambora Ungkap Kronologi Tawuran Berdarah, Anggota Polisi Kena Luka Bacok
"Terhadap sembilan orang kita amankan dan semuanya masih dibawah umur," kata Budhi.
Budhi memastikan, nantinya perlakuan terhadap mereka akan berbeda dengan orang dewasa. Selain itu orangtua dari anak-anak tersebut juga dipanggil untuk menjemput.
Anak-anak dibawah umur tersebut melanggar aturan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.
Sebelumnya juga terjadi tawuran antar-warga di Tambora, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2020) dini hari.
Kapolsek Tambora Kompol Iver Soon Manosoh menjelaskan, dalam tawuran tersebut seorang anggotanya yang akan meredakan tawuran malah terkena bacokan.
• Karena Saling Ejek Saat Membangunkan Sahur Jadi Sebab Dua Kelompok Remaja Tawuran di Pondok Aren
• Tega, Remaja di Pondok Aren Habisi Tetangganya Saat Tawuran
Saat itu, kata Iver Soon, Panit Reskrim Polsek Tambora berusaha memisahkan dua kelompok warga yang tawurandi RT 12/RW0 4, Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat.
Dua kelompok pemuda yang terlibat tawuran yakni kelompok pemuda Setia Kawan, Gambir, Jakarta Pusat dengan kelompok pemuda Pangkalan Bemo, Tambora, Jakarta Barat.
"Saat itu tim piket buser kami mendapat informasi dari warga Duri Selatan telah terjadi tawuran antara kelompok pemuda di kawasan tersebut," kata Iver dikonfirmasi Kamis (14/5/2020).
Setelah mendapat informasi tersebut, tim buser Polsek Tambora yang dipimpin Panit Reskrim Ipda I Gusti Ngurah Astawa mendatangi lokasi kejadian.
• VIDEO: Empat Remaja Diringkus Saat Janjian Tawuran di Pondok Gede
• Motor Mogok Saat Mau Tawuran di Bekasi, Dua Remaja dan Seorang Pemuda Ditangkap
Setibanya di lokasi tim buser berusaha melerai kedua kelompok yang sedang saling lempar batu, botol dan panah.
Bahkan kedua kelompok pemuda saling mengarahkan letusan mercon.
Tiba-tiba kelompok pemuda Setia Kawan terus mendesak ke arah Pangkalan Bemo, Tambora, Jakarta Barat.
Saat itu Panit Reskrim Polsek tambora Ipda I Gusti Ngurah Astawa berusaha membubarkan tawuran dengan memberikan tembakan peringatan ke atas.
Namun hal itu tidak dihiraukan. Tiba-tiba ada pemuda membacok dari arah belakang Ipda I Gusti Ngurah Astawa.
• Di Saat PSBB Remaja Usia 15 Tahun di Kota Bogor Tewas Akibat Tawuran
• Terbirit-birit Dikejar Polisi, Pelaku Tawuran Buang Celurit di Gerbang Tol Slipi
Akibat insiden itu Panit Reskrim Polsek Tambora mengalami luka bacokan dengan panjang sekitar 12 centimeter (cm) dengan kedalaman sekitar 7 cm.
Selanjutnya tim buser yang melihat kejadian langsung membawa anggotanya ke Rumah Sakit Sumber Waras untuk mendapatkan pengobatan.
"Ipda Ngurah Astawa mengalami luka bacok dengan panjang sekitar 12 cm dengan kedalaman sekitar 7 cm. Saat itu anggota kami yang mengalami luka bacok telah menjalani perawatan intensif," kata Iver.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/barang-bukti-tawuran-diamankan-polsek-jakarta-barat.jpg)