Bansos Depok

Ribuan Bansos Belum Disalurkan ke Warga, ini Alasan Wali Kota Depok

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, JPS Pemprov Jabar menggelontorkan bantuan kepada Non DTKS sebanyak 37.735 kepada Keluarga Penerima Manfaat.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberikan keterangan kepada wartawan di kawasan Margonda, Pancoran Mas, Depok, Selasa (18/2/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menjawab terkait banyaknya pertanyaan warga soal Jaring Pengaman Sosial (JPS) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Di mana yang diambil dari Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Non DTKS).

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, JPS Pemprov Jabar menggelontorkan bantuan kepada Non DTKS sebanyak 37.735 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Dapat kami sampaikan bahwa distribusi akan disalurkan langsung melalui Kantor Pos, dan hingga hari ini belum ada distribusi," papar Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

 Amburadul Pendataan, Warga Sudah Meninggal dapat Bantuan Provinsi, Pria ini Serahkan ke Makamnya

 Pemkot Bekasi Izinkan Kelurahan Zona Hijau Virus Corona Gelar Salat Idul Fitri, ini Daftarnya

 Tiga Orang Tidak Pakai Masker di Pasar Kramatjati Ini Pilih Bayar Rp 300.000 daripada Kerja Sosial

 Mengenal Lapas Nusakambangan Tempat Habib Bahar Ditahan, Terdapat Pendeteksi Wajah hingga Hewan Buas

Hingga saat ini, Idris mengaku Kantor Pos masih menyelesaikan JPS Pemprov Jabar Non DTKS tahap pertama yang berjumlah 10.423 KPM dan baru tersalurkan sebanyak 7.285 KPM.

"Untuk JPS Pemerintah Kota (Depok), minggu ini akan disalurkan kembali tahap kedua dan berikut perluasannya, dengan sasaran terhadap data yang sudah diverifikasi oleh Dinas Sosial dan Tim," tutur Idris.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sejauh ini telah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada 30.000 Kepala Keluarga (KK) dari Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Tiap KK menerima Rp 250.000 yang anggarannya dicomot dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, bantuan dari APBD Provinsi Jawa Barat sebanyak 10.423 KK yang datanya diambil dari DTKS.

Saat ini, Idris mengaku bansos tersebut baru tersalurkan kepada lebih kurang 1.000 KK.

Setiap KK mendapatkan Rp 500.000 dalam bentuk uang tunai Rp 150.000 dan dalam bentuk barang senilai Rp 350.000.

 Viral Surat Peniadaan THR untuk Keponakan saat Lebaran, Tak ada Uang 10 Ribuan Baru untuk Kalian

 Pemkot Bekasi Keluarkan Surat Izin Berpergian, Ini Syarat Pengajuannya

"Saat ini, kami masih mengusulkan JPS kepada Pemprov Jabar untuk Non DTKS," tutur Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (19/4/2020).

"Selanjutnya untuk JPS dari Pemerintah Pusat, saat ini masih dilakukan validasi data agar tidak terjadi tumpang tindih," katanya.

Idris mengatakan, dalam kondisi yang serba cepat ini, tentunya masih banyak kekurangan sehingga pihaknya terus melakukan evaluasi baik dari sasaran penerima manfaat maupun mekanisme penyaluran.

"Tujuan kita tidak lain adalah dalam rangka membantu saudara-saudara kita pada masa musibah pandemik
Covid-19 ini," paparnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved