Breaking News:

Lebaran

Pemprov DKI Larang Mudik Lokal, Warga yang Pakai Gamis, Koko, dan Sarungan Bakal Diawasi

Pemprov DKI Jakarta melarang warganya melakukan mudik lokal skala Jabodetabek saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H pada akhir pekan ini.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo didampingi Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP I Made Agus Prasetya memberikan keterangan kepada wartawan terkait perluasan wilayah pemberlakuan Ganjil Genap di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memperluas wilayah ganjil genap bagi kendaraan bermotor. 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melarang warganya melakukan mudik lokal skala Jabodetabek saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H pada akhir pekan ini.

Alasannya, untuk menghindari penularan Covid-19 yang terjadi antar-pribadi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, petugas bakal mengawasi pengendara mobil maupun motor saat berlalu lalang melalui 33 cek poin yang ada di Jakarta.

Simpatisannya Memaksa Berkunjung dan Berteriak-teriak, Bahar bin Smith Dipindahkan ke Nusakambangan

Petugas gabungan dari Dishub, Satpol PP, Polri, dan TNI juga melakukan patroli di sejumlah ruas jalan di Jakarta.

Petugas bakal memberhentikan kendaraan bila terindikasi mereka hendak melakukan mudik lokal.

“Pada saat Idul Fitri misalnya atau hari kedua, itu sangat jelas yang bersangkutan masih menggunakan gamis."

DAFTAR ‎77 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat Mei 2020, Kepala BNPT Boy Rafli Amar Jadi Komjen

"Berarti itu tidak akan melakukan kegiatan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” kata Syafrin di Balai Kota DKI, Rabu (20/5/2020).

“Atau yang bersangkutan pakai baju koko, atau masih sarungan."

"Nah, itu yang kami akan coba identifikasi."

Partai Gelora Sah Jadi Parpol, Anis Matta Siap Bawa Indonesia Jadi Salah Satu Kekuatan Utama Dunia

"Kemudian tentu kami kenakan sesuai dengan sanksi pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” tambah Syafrin.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved