PSBB Jakarta

Pemkot Jakarta Pusat Bersama Polres Pantau Situasi PKL Tanah Abang

Pemkot Jakarta Pusat Bersama Polres memantau Situasi PKL Tanah Abang. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Jakarta Pusat Gatra Pratama saat menjelaskan situasi PKL Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Polres Metro Jakarta Pusat dan mengelar pemantauan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pemantauan gabungan ini sebagai bentuk langkah-langkah yang akan diambil kedepan, apalagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang.

Apalagi, beberapa waktu lalu para pedagang dan pembeli membludak memadati kawasan itu.

Pantauan Wartakotalive.com jajaran Pemkot dan Polres menyisir area yang menjadi titik berkumpulnya para PKL di Tanah Abang, mereka yang masih membuka rukonya pun diberikan teguran serta himbauan.

Saat dilakukan pemantauan, terlihat jelas memang para pedagang memang menutup ruko maupun tak mengelar lapak, bahkan beberapa kendaraan yang biasa terlihat terparkir di area trotoar pun tak terlihat.

Kembali Bertemu Asha Shara Setelah Lama Berpisah, Raffi Ahmad Mendadak Salah Tingkah, Ada Apa?

"Kami jajaran dari tiga pilar Jakarta Pusat, saya, lalu TNI diwakili Pak Danramil, lalu Pemkot Jakarta Pusat. Ini kami melakukan pemantauan apa yang menjadi pelanggaran di Pasar Tanah Abang," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, Rabu (20/5/2020).

Dari hasil pemantauannya, Heru membenarkan banyak aktiftas yang tidak dibenarkan terjadi di Pasar Tanah Abang, hal ini tentu tidak sesuai dengan Pergub Provinsi DKI Jakarta.

Banyak aktiftas berkerumun lebih dari lima orang, bahkan kondisinya cukup padat.

"Untuk itu kita tidak diam, kita akan memberikan teguran apa yang harus kita lakukan kepada masyarakat kita khususnya yang berjualan," katanya.

Asisten Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Denny Ramdhany mengatakan jika kegiatan seperti ini akan ruti dilakukan menginggat setelah melakukan pemantauan hasil pelanggaran yang ditemukan cukup minim.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved