Prostitusi

Ini Peran Empat Tersangka Prostitusi Dibawah Umur di Gang Royal, Penyedia Kamar Dibayar Rp 25.000

Empat orang tersangka tersebut memiliki perannya masing-masing dalam kasus prostitusi dibawah umur.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Polres Metro Jakarta Utara ungkap kafe yang kedapatan beroperasi saat aturan PSBB melakukan praktek prostitusi online 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara menetapkan empat orang berinisial R, UP, AJ dan RD sebagai tersangka dari kasus prostitusi dibawah umur di sebuah kafe kawasan Gang Royal, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan empat orang tersangka tersebut memiliki perannya masing-masing dalam kasus prostitusi dibawah umur.

Dua tersangka R dan UP memiliki peran sebagai penyewa tempat atau kamar agar bisa dipakai berhubungan badan oleh pelanggan dengan para pekerja seks komersial (PSK) di lokasi tersebut.

 Mengenal Lapas Nusakambangan Tempat Habib Bahar Ditahan, Terdapat Pendeteksi Wajah hingga Hewan Buas

 Viral Surat Peniadaan THR untuk Keponakan saat Lebaran, Tak ada Uang 10 Ribuan Baru untuk Kalian

 Pemkot Bekasi Keluarkan Surat Izin Berpergian, Ini Syarat Pengajuannya

"Adapun peran dari tersangka yang kami tetapkan adalah yang pertama adalah dua orang tersangka sebagai penyewa tempat atau kamar," kata Budhi, Rabu (20/5).

Keduanya diketahui bukan berstatus sebagai pemilik kamar melainkan hanya menyewakan tempat tersebut agar bisa digunakan para pria hidung belang memuaskan hasrat seksualnya.

"Dia mendapatkan bayaran Rp 25.000 sekali kamar itu digunakan," katanya.

Sementara tersangka lainnya yang juga ditangkap yakni AJ. Pria hidung belang itu kedapatan aparat menggunakan jasa PSK dibawah umur.

 Presiden Jokowi Tegaskan Belum Ada Kebijakan Pelonggaran PSBB

 Kisah Suster Ari, Positif Covid-19 yang Akhirnya Meninggal Dunia Bersama Bayi dalam Kandungannya

"Kemudian tersangka yang menjadi calo atau yang menawarkan PSK kepada lelaki hidung belang adalah tersangka RD," ucap Budhi.

Budhi menegaskan selain empat orang tersangka yang telah ditangkap, pihaknya juga memburu tersangka lainnya terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO tersebut.

"Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap DPO kami yakni pemilik dari kamar dan kafe tersebut," ujar Budhi seraya menegaskan identitasnya telah diketahui. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved