Banjir Tangerang

Derita Korban Banjir Tangerang di Tengah Corona, Kehilangan Mata Pencaharian, Kekurangan Makanan

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin menjelaskan ada 5 titik banjir merendam pemukiman penduduk saat ini.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin. Ia menjelaskan bahwa banjir ini diakibatkan luapan dari Sungai Cimanceri, Rabu (20/5/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itu lah saat ini yang dirasakan oleh warga Tangerang.

Mereka didera ancaman corona, kehilangan mata pencaharian dan saat ini dilanda kebanjiran.

Hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut menyebabkan sejumlah titik wilayah Tangerang terendam.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin menjelaskan ada 5 titik banjir merendam pemukiman penduduk saat ini.

Di antaranya Perum Tigaraksa, Pasir Bolang, Cisereh, Pasir Ampo Kresek dan Perum Mustika.

 Amburadul Pendataan, Warga Sudah Meninggal dapat Bantuan Provinsi, Pria ini Serahkan ke Makamnya

 Pemkot Bekasi Izinkan Kelurahan Zona Hijau Virus Corona Gelar Salat Idul Fitri, ini Daftarnya

 Tiga Orang Tidak Pakai Masker di Pasar Kramatjati Ini Pilih Bayar Rp 300.000 daripada Kerja Sosial

 Mengenal Lapas Nusakambangan Tempat Habib Bahar Ditahan, Terdapat Pendeteksi Wajah hingga Hewan Buas

"Ketinggian air maksimal 2 meter. Ada 500 KK yang terdampak," ujar Kosrudin kepada Warta Kota, Rabu (20/5/2020).

Pihaknya pun telah membentuk tim untuk diterjunkan ke lapangan. Petugas mulai melakukan evakuasi terhadap korban yang terdampak.

"Mereka kami evakuasi di Mushola dan Masjid," ucapnya.

Ada juga sebagian warga yang mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

Kosrudin menyebut saat ini pihaknya memang terbentur kendala untuk membantu para korban.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved