UPDATE Covid-19 di Depok, Kondisi Membaik, 9 Hari Terakhir Tak Ada Pasien Meninggal

Sembilan hari terakhir tidak ada pasien Covid-19 yang meninggal di Depok.

Dok Diskominfo
Petugas kesehatan melakukan rapid test dengan mengambil sampel darah pengunjung dan pedagang di Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok, Sabtu (16/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Sembilan hari terakhir tidak ada pasien Covid-19 yang meninggal di Depok.

Kurva kasus Covid-19 di Kota Depok hingga saat ini masih terus fluktuatif atau tidak stabil bila dilihat data harian yang dilaporkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Seperti Selasa (19/5/2020) sore misalnya, jumlah penambahan tertinggi ada di kolom pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak tujuh orang.

UPDATE Kasus Covid-19 Kota Depok Selasa 19 Mei 2020, Ada Empat Pasien Positif Virus Corona

Sedangkan untuk kasus konfirmasi atau positif hanya bertambah empat orang.

Pasien yang meninggal masih bertahan di angka yang sama sejak Minggu (10/5/2020) yakni 21 orang alias tak ada penambahan dalam kurun waktu sembiln hari.

"Kasus konfirmasi (positif) 431 orang, sembuh 102 orang, dan meninggal 21 orang," papar Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) berada diangka 1.505 orang atau bertambah sebanyak 14 orang, dengan rinciannya 677 orang lainnya dinyatakan selesai dipantau atau bertambah 10 orang, serta 828 masih dalam pemantauan yang bertambah menjadi 4 orang.

Sementara Orang Dalam Pengawasan (ODP) juga mengalami penambahan kasus baru sebanyak 15 orang menjadi 3.554, dengan rincian 2.099 dinyatakan selesai dipantau atau bertambah 17 orang, dan 1.455 masih dalam pemantauan atau berkurang 2 orang.

Wabah Virus Corona, Wali Kota Depok Terjunkan Tim Sisir Warga Terindikasi Covid-19 di Setiap Wilayah

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak mengalami penambahan alias tetap berada diangka yang sama di hari Senin (18/5/2020) yakni 1.372, dengan rincian 715 dinyatakan selesai diawasi atau bertambah 5 orang, dan 657 lainnya masih dalam pengawasan atau menyusut 5 orang.

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 68 orang atau masih sama dengan data di hari sebelumnya," tutur Idris.

Idris mengatakan, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR.

Data atau hasil tes PCR hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved