Atlet Pensiun

Status Magang Jadi Salah Satu Alasan Tontowi Pensiun, Begini Penjelasan PBSI

Status Magang Jadi Salah Satu Alasan Tontowi Pensiun, Begini Penjelasan PBSI. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

PBSI
Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad sebelumnya mengatakan salah satu alasan dirinya menyatakan pensiun dari Pelatnas PBSI yakni karena status magang.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti pun angkat bicara soal masalah tersebut.

Ia menjelaskan status magang kepada Tontowi dikarenakan Tontowi belum ada pasangan setelah pasangan awalnya, Winny Oktavina Kandow kembali berpasangan dengan Akbar Bintag Cahyono.

Sedangkan saat dipasangkan dengan Apriyani Rahayu, PBSI belum bisa memutuskan lebih jauh karena di ganda putri, Apriyani bersama Greysia Polii telah lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Sandra Dewi Ternyata Belum Tahu Suara Token Listrik, Mungkinkan Karena Kehidupan Terlalu Tajir?

“Otomatis kan kalau kembali berpasangan dengan Akbar, berarti Winny tidak berpasangan lagi sama Tontowi dan situasi ini membuat Tontowi sementara itu belum ada pasangan main,” Susy Susanti dalam rilis yang diterima Tribunnews, Selasa (19/5/2020).

“Namun di situasi seperti itu, PBSI tetap memberikan kesempatan kepada Tontowi, tetapi dengan status SK (Surat Keputusan) Magang, karena belum punya pasangan tetap,” jelasnya.

Seperti diketahui, Di tahun 2019, Tontowi/Winny mengikuti 19 turnamen dan hasil akhirnya poin rangking mereka masih terlalu jauh untuk lolos kualifikasi olimpiade.

Mereka masih belum bisa melampaui dua ganda campuran Indonesia yang peringkatnya lebih tinggi yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

DPRD Sebut DKI Tak Punya Basis Data Akurat Penerima Bansos

Di tengah kondisi ini, PBSI masih memberikan kesempatan pengiriman ke turnamen-turnamen untuk Tontowi, namun seluruh program pengiriman tentunya harus disertai dengan target yang jelas.

Masih menggantungnya soal pasangan main serta target ini membuat PBSI memberikan SK Magang kepada Tontowi dengan kesempatan empat kali try out. Apabila hasilnya baik, maka akan ada reward berupa extra try out untuk Tontowi, hal ini juga berlaku bagi semua atlet pelatnas.

Susy mengatakan bahwa di tahun 2020, PBSI harus bijak dalam mengatur prioritas hingga anggaran pengiriman pemain terutama bagi mereka yang diprogramkan untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved