Virus Corona Jabodetabek

Saat Pandemi Virus Corona, Pemkab Bekasi Hapus Denda Pajak Bagi Pelaku Usaha

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meniadakan denda keterlambatan pembayaran pajak.

Dokumentasi humas Pemkab Bekasi
Ilustrasi proses pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meniadakan denda keterlambatan pembayaran pajak.

Penghapusan denda pembayaran pajak itu berlaku untuk para pelaku usaha.

Kebijakan itu diambil terkait dampak pandemi virus corona atau Covid-19 yang dialami para pelaku usaha di Kabupaten Bekasi.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi mengatakan, pemerintah menghilangkan denda pajak sebeser 2 persen tiap bulan selama masa pandemi Covid-19.

Selama Wabah Corona, Sanksi Administrasi Pajak Daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Dihapus

Selamatkan Pariwisata saat Virus Corona, Beri Keringanan Jatuh Tempo dan Sanksi Administrasi Pajak

"Kita hilangkan sementara denda pajak selama masa pandemi Covid-19, yang telat bayar diberi keringanan tidak dikenakan denda," kata Hanafi, pada Selasa (19/5/2020).

Denda pajak yang dihilangkan berlaku untuk pajak hiburan, restoran dan wisata lainnya.

Herman Hanapi mengatakan, pajak yang dihilangkan hanya denda pajak. Sedangkan nilai pajak tetap, tidak ada perubahan.

"Hanya denda saja kita hilangkan, pajaknya tetap ada. Itu juga kan pajak dibebankan ke konsuman bukan pemilik usaha," ucapnya.

Pendapatan Pajak Berkurang Akibat PSBB, BKD Depok Hilangkan Anggaran Tak Perlu di Tiap Dinas

Hore, Pemprov DKI Jakarta Hapuskan Sejumlah Denda Pajak Selama Masa Pandemi Virus Corona

Dia menjelaskan, pemerintah daerah saat pandemi virus corona ini telah mengambil sejumlah kebijakan agar tidak memberatkan bagi para wajib pajak.

Terutama wajib pajak yang usahanya terdampak pandemi virus corona seperti di sektor pariwisata dan hiburan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved