Liga 1

Persita Harapkan Dirut PT LIB Terpilih Nantinya Punya Hubungan Solid dengan Federasi dan Semua Klub

Persita juga berharap agar PT.LIB segera menentukan direktur utama yang baru serta menjaga integritas dari PT itu sendiri

Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
I Nyoman Suryanthara, Manajer Persita Tangerang 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara mengatakan, Persita menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Cucu Soemantri sekaligus salam hormat atas tiga bulan yang sudah di lalui bersama PT.LIB, selaku operator Liga 1 Indonesia.

Cucu Soemantri mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT LIB Senin (18/5/2020) kemarin, setelah digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa.

Mundurnya Cucu Soemantri mendapat respon dari Persita Tangerang.

Selain itu, Persita juga berharap agar PT.LIB segera menentukan direktur utama yang baru serta menjaga integritas dari PT itu sendiri, yang nantinya bisa mengambil keputusan mengenai rencana kompetisi tahun ini.

PSSI Tolak Pengurangan Subsidi, PT LIB Diminta Bayar Kewajiban Secara Normal ke Tim Liga 1 2020

"Selain itu, kami berharap agar direktur utama yang terpilih nantinya punya hubungan solid dengan PSSI dan juga klub liga 1 dan klub liga 2," ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (19/5/2020).

Persita sendiri saat ini masih menunggu kepastian kompetisi sebelum memutuskan kebijakan di internal klub.

Sebelumnya, perihal masa depan kompetisi, Persita berharap agar keselamatan serta kesehatan pemain, pelatih serta official lainnya menjadi pertimbangan utama nantinya.

PT LIB Akhirnya Tepati Janjinya Bayar Dana Subsidi Secara Normal, 2 Tim Liga 1 Sudah Terima

Kondisi kurva kasus positif Covid-19 yang semakin meninggi membuat Persita berharap ada protokol kesehatan yang ketat suatu saat nanti bilamana kompetisi dilanjutkan. Selain itu, bila kompetisi dihentikan dan diganti turnamen lain, maka turut juga memperhatikan protokol kesehatan, karena setiap turnamen akan mengundang kerumunan (suporter).

"Virus ini kan tidak terlihat, dan belum diketahui kapan berakhir. Bila memang dihentikan dan diganti oleh turnamen lain, harus ada kepastian baik jadwal serta protokalnya bagaimana," ucap I Nyoman. (m21)

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved