Breaking News:

Kasus Investasi Qnet

Korbannya Banyak, Peradi Kaltim Minta Kejelasan Soal SP-3 Kasus Investasi Qnet ke Polres Lumajang

Peradi Kalimantan Timur Minta Kejelasan Soal SP-3 Kasus Investasi Qnet, Segera Terbang ke Lumajang. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

istimewa
Ketua PBH Peradi Samarinda didampingi pengurusnya mengumumkan membuka bantuan hukum gratis kepada para korban investasi bodong, yang diduga dilakukan Qnet pada Minggu (17/5/2020), di Kantor Peradi Samarinda, Jalan A Yani, Samarinda, Kalimantan Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus investasi Qnet yang sempat ramai akibat diselidiki Polres Lumajang, kini kembali jadi perbincangan. 

Sebelumnya, kasus ini sudah dihentikan penyidikannya dengan mengeluarkan SP-3 oleh Polres Lumajang

Namun, kini Pusat Bantuan Hukum (PBH) Persatuan Advokat Indonesia ( Peradi ) Samarinda Kalimantan Timur, membuka tempat aduan bagi para korban diduga investasi bodong Qnet.

Ketua PBH Peradi, Aji Dendy Hadimenggala didampingi Ketua Laskar Waspada Investasi (Lawan), Antonius Barus mengungkapkan, diduga pula korban di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berjumlah ribuan orang.

Direktur Liga Inggris Ancam Sidak Klub yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan

“Pengungkapan kasus ini berawal dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dimana, ribuan korban di sana sudah mengadu,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, pada Minggu (17/5/2020), di Kantor Peradi Samarinda, Jalan A Yani, Samarinda.

“Kasus ini sebenarnya menasional. Korban di sana sudah melakukan demonstrasi, dan mendapat dukungan dari kepala daerah. Dan kami pula meyakini, korban di sini juga berjumlah ribuan,” lanjutnya.

Kebanyakan para korban merupakan masyarakat menengah ke bawah, dikatakan Aji, menjadi alasan PBH Peradi Samarinda membantu untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas.

Bahkan, Aji mengaku, ia mendapat undangan dari Polres Lumajang untuk membeberkan kasus ini.

Sebenarnya ada yang ganjil dari kasus ini. Sebab, di Lumajang kasus ini sudah dikeluarkan SP3 (Pemberhentian perkara) oleh pihak kepolisian.

Kemandirian Desa Panggungharjo Hadapi Pandemi dengan Kearifan Lokal Setempat

"Kemudian, kami bersurat ke sana untuk menanyakan kepastian itu. Dan kamipun diundang, untuk Polres Lumajang membeber semua kasus ini,” tadasnya.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved