Banjir Jakarta

Delapan Kelurahan di Jakarta Terendam Banjir, Ratusan Warga Balekambang Mengungsi

Sebanyak 128 jiwa dari 38 Kepala Keluarga di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur mengungsi akibat dilanda banjir pada Selasa

Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Hujan Semalaman, Wilayah Balekambang Terendam Banjir Dini Hari Tadi 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sebanyak 128 jiwa dari 38 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur mengungsi akibat dilanda banjir pada Selasa (19/5/2020) dini hari.

Ketinggian banjir bervariasi dari 10 sentimeter hingga 100 sentimeter.

Kepala UP Pusat Data dan Informasi Kebencanaan pada BPBD DKI Jakarta Muhammad Insyaf mengatakan, sebetulnya ada delapan kelurahan yang terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung yang ada di dekat permukiman penduduk.

Dari delapan kelurahan itu banjir yang paling parah terjadi di Kelurahan Balekambang (satu RW) dan Bidara Cina (dua RW) dengan ketinggian air dari 30 sentimeter hingga 100 meter.

“Sementara untuk enam kelurahan lain ketinggian airnya dari 10 sentimeter hingga 50 sentimeter,” kata Insyaf berdasarkan keterangan yang diterima pada Selasa (19/5/2020).

Insyaf merinci, untuk enam kelurahan yang lain berada di wilayah Kampung Melayu dengan banjir melanda empat RW.

Kapolsek Tebet Kompol Maulana J Karepesina terjun langsung mengevakuasi warga Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, menuju lokasi pengungsian akibat banjir, Senin (5/2/2018) malam hingga Selasa (6/2/2018) dini hari.
Ilustrasi: Kapolsek Tebet Kompol Maulana J Karepesina terjun langsung mengevakuasi warga Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, menuju lokasi pengungsian akibat banjir, Senin (5/2/2018) malam hingga Selasa (6/2/2018) dini hari. (WARTA KOTA/FERYANTO HADI)

Kemudian banjir melanda enam RW di Kelurahan Cawang kemudian banjir masing-masing menerjang satu RW di Pejaten Timur, Kebon Baru, Manggarai dan Pengadegan.

“Penyebab banjir semuanya sama akibat luapan Kali Ciliwung,” imbuhnya.

Dari delapan wilayah kelurahan itu, hanya warga dari Balekambang yang memutuskan mengungsi.

Sementara untuk warga dari tujuh kelurahan lainya memilih bertahan di lantai dua rumahnya.

Sebelum banjir menerjang, warga telah diperingatkan adanya potensi banjir kiriman dari wilayah Bogor, Jawa Barat.

Adapun tingginya debit air karena hujan deras yang melanda wilayah hulu yakni Bogor.

“Petugas telah membangun dua posko pengungsian yang ada di Balekambang. Kami sudah koordinasi dengan sudin terkait untuk penyediaan logistik,” jelasnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved