Virus Corona

Akibat Pandemi Covid-19, Hasil Survei Tunjukan Dua Dari Tiga Perusahaan Indonesia Tutup

Perusahaan-perusahaan kecil menanggung beban krisis yang lebih besar dibandingkan perusahaan yang lebih besar.

Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ilustrasi: Ribuan pekerja PT Hero berunjuk rasa memprotes PHK sejumlah karyawan yang dinilai tak adil. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - International Labour Organization (ILO) merilis hasil survei dampak Pandemi Covid-19 terhadap perusahaan di Indonesia.

Hasilnya, dua dari tiga perusahaan harus tutup karena wabah virus corona.

Terdapat 571 perusahaan Indonesia yang disurvei pada April 2020.

Hasil survei memperlihatkan kesulitan yang belum penah dihadapi perusahaan sebelumnya akibat pandemi.

"Dua dari tiga perusahan yang disurvei menghentikan operasinya baik secara sementara maupun permanen," tulis ILO dalam keterangan resminya Selasa (19/5/2020).

Tak Punya Uang dan Terkatung-katung Usai Kena PHK, Rio Nekat Mudik ke Solo dengan Jalan Kaki

Tips Motivator Merry Riana Hadapi Dampak Virus Corona, Terapkan PHK Dalam Kehidupan Selama Pandemi

Hasilnya, tiga persen dari perusahaan yang disurvei menghentikan
usaha mereka secara permanen.

Akibatnya, perusahaan-perusahaan kecil menanggung beban krisis yang lebih besar dibandingkan perusahaan yang lebih besar.

Banyak dari perusahaan tersebut juga mengalami masalah arus kas sehingga pendapatan anjlok 90 persen.

Lebih dari seperempat perusahaan yang disurvei dilaporkan kehilangan lebih dari setengah pendapatan mereka.

Sekitar 52 persen perusahaan kehilangan hingga lebih dari 50 persen pendapatan.

Usai PHK Karyawan, Ramayana Depok Sepakat Berikan Pesangon dan Pekerjakan Kembali Jika Ekonomi Pulih

Karyawan Swasta Jadi Korban PHK di DKI Jakarta Akibat Pandemi Virus Corona Berjumlah 50.891 Orang

 Puput Nastiti Devi Genap Berusia 23 Tahun, Ahok Beri Kejutan Indah: Saya Bersyukur Memiliki Kamu

 Pilih Hentikan Niat Bongkar Aib Syahrini, Opa Laurens: Sekarang Saya Terancam

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Feryanto Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved