Bulu tangkis

Tontowi Ahmad Putuskan Gantung Raket, Apa yang Akan Dilakukan Selanjutnya?

"Kelanjutannya setelah dia (Owi) tidak menjadi atlet itu yang paling penting," kata Robert Budi Hartono, salah satu perintis PB Djarum.

Dokumentasi PBSI
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir saat meraih gelar Perancis Terbuka 2017. Setelah Liliyana Natsir pensiun dari lapangan bulutangkis di Januari 2019, kini Tontowi Ahmad yang memutuskan gantung raket, Senin (18/5/2020) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di saat penduduk Bumi memusatkan perhatian pada berita-berita pandemi Covid-19, terbetik kabar mengejutkan merapat dari dunia bulutangkis.

Atlet Indonesia binaan PB Djarum yang berhasil meraih prestasi dunia dari nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad alias Owi, memutuskan pensiun sebagai pebulutangkis profesional, Senin (18/5/2020).

Keputusan Owi ini mengingatkan pada tulisan berjudul Setelah Gantung Raket di Buku Setengah Abad PB Djarum - Dari Kudus Menuju Prestasi Dunia.

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir (Dokumentasi PBSI)

Pada bagian ke-13 buku tersebut dituliskan, "Dalam peta karier yang dibuat PB Djarum, seorang atlet menghadapi masa keemasan sekitar usia 25 tahun dan menghadapi masa pensiun usia 32 tahun."

Kemenangan demi kemenangan diraih Owi dan teman seperjuangannya, Liliyana Natsir alias Butet.

Prestasi demi prestasi ditorehkan menjelang dua pahlawan bulutangkis Indonesia ini memasuki masa pensiun.

Pensiun dari Bulu Tangkis, Tontowi Ahmad Ingin Teknuni Bisnis Properti

Mantan Pasangan di Lapangan Dukung Tontowi Ahmad Gantung Raket

Merujuk pada peta karier PB Djarum, Owi memutuskan gantung raket saat menginjak usia 32 tahun setelah Butet pensiun di umur 33 tahun pada Januari 2019.

"Ini saatnya mengucapkan selamat tinggal untuk sesuatu yang saya tekuni lebih dari setengah umur saya," tulis Owi, sapaan akrab Tontowi Ahmad, melalui akun Instagram @tontowiahmad_, Senin pagi.

Suami Michelle Harminc ini merasa bersyukur menyudahi profesi atlet di masa sulit, meski sebelumnya menaruh harapan agar dapat berpisah dengan bulutangkis profesional di tampuk podium.

Pasangan anyar bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad dan Apriyani Rahayu saat sesi konferensi pers setelah menuntaskan laga pada babak kualifikasi Indonesia Masters 2020, Istora Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).
Pasangan anyar bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad dan Apriyani Rahayu saat sesi konferensi pers setelah menuntaskan laga pada babak kualifikasi Indonesia Masters 2020, Istora Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020). (Tribunnews/Abdul Majid)

Berpasangan dengan Butet, Owi merajai gelanggang ganda campuran dengan tiga kali berturut-turut juara ganda campuran All England (2012, 2013, dan 2014).

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved