PSBB Depok

Niat DPRD Kota Depok Gelontorkan Bansos ke 20.000 Warga Terancam Gagal, Ini Alasannya

DPRD menilai penyaluran JPS Pemkot Depok tahap kedua terlalu lama tak sampai ke tangan warga.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Menteri Sosial Juliari Batubara menyerahkan secara langsung bansos presiden kepada warga Depok didampingi Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Kamis (14/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK--DPRD Kota Depok berinisiatif menggelontorkan bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada 20.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nilai sebesar Rp 250 ribu per KPM.

Alasannya, DPRD menilai penyaluran JPS Pemkot Depok tahap kedua terlalu lama tak sampai ke tangan warga.

Namun sayang, rencana tersebut terancam gagal lantaran Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok tak sanggup melakukan verifikasi data.

"Nilai bansos nya sama dengan bansos Pemkot sebelumnya Rp 250.000 per KPM. Cuman dari 20.000 data KPM yang masuk, Dinsos nggak sanggup verifikasi," kata Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman saat dihubungi wartawan, Senin (18/5/2020).

Di Depok, Usia Produktif Paling Banyak Terinfeksi Covid-19, yang Meninggal 71,4 Persen Laki-laki

UPDATE Kasus Covid-19 Kota Depok Senin 18 Mei 2020, Jumlah Pasien Positif Virus Corona Bertambah

Ikra mengatakan, dana untuk Bansos tersebut berasal dari pengalihan anggaran kegiatan aspirasi dewan berjumlah Rp 5,1 miliar.

Padahal, kata Ikra, para anggota dewan telah mengumpulkan data KTP dan Kartu Keluarga warga terdampak di di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Hasilnya, sebanyak 20.000 KPM berhasil terkumpul dan diserahkan kepada Dinsos untuk segera di data.

"Kami (DPRD) kan nggak boleh menyalurkan, ya udah kami supplay data ke Dinsos buat mereka verifikasi biar ngga berbenturan dengan data bansos Provinsi dan bansos Pusat yang ada di Dinsos. Setelah verifikasi data, nanti Dinsos yang menyalurkan. Itu pun masih kelabakan mereka," paparnya.

Diledek Fadli Zon Jangan Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

Jokowi Pastikan Belum Ada Relaksasi PSBB, Tapi Sedang Susun Skenario Terbaik Selamatkan Ekonomi

Ikra mengaku menyerahkan sebanyak 400 data warga terdampak seminggu yang lalu. 

Namun hingga saat ini kurang dari 100 data calon KPM yang baru terverifikasi oleh Dinsos Kota Depok.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved