Breaking News:

Berita Tangerang

Kisah Sedih Pemuda Asal Sumatera Barat yang Tinggal di Tangerang Saat PSBB

Jasad pria itu membusuk tergantung di plafon rumah kontrakan Jalan Taman Asri, RT 6 RW 8, Cipadu, Larangan.

ISTIMEWA
Garis polisi dipasang di sekitar TKP kasus bunuh diri di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (21/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Jasad pria itu membusuk tergantung di plafon rumah kontrakan Jalan Taman Asri, RT 6 RW 8, Cipadu, Larangan.

Jenazah pria yang ditemukan pada Sabtu (16/5/2020 ) itu sudah berwarna kehitaman. Bagian leher terlilit kabel listrik berwarna putih dan masih terdapat stop kontak.

Diketahui, pria tersebut bernama Kiki Permadi (20) asal Pariaman, Sumatera Barat.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, memastikan belum ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Kiki.

"Korban tergantung di atas plafon dengan menggunakan kabel yang terikat lehernya," ujar Rachim saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Minggu (17/5/2020).

Puluhan Tenda Dome Jadi Tempat Isolasi Warga Kelurahan Kebon Melati, Khusus Hasil Rapid Test Reaktif

Pengendara Motor di Pulogadung Langgar Aturan PSBB Pilih Sanksi Push Up

Virus Corona, Penjual Bedug Musiman di Tanah Abang Mengeluh Sepi Pembeli Jelang Hari Raya Idul Fitri

Dua Pencari Burung di Bekasi Temukan Kerangka Manusia

 Niat Merantau untuk Kerja

Kiki datang ke Cipadu untuk bekerja di usaha konveksi milik kakak sepupunya.

Namun apa daya, situasi pandemi Covid-19 membuat usaha konveksi mandek, dan produksi lumpuh.

 Kiki pun menganggur, usaha merantau tak membuahkan hasil.

"Kejadian berawal pada saat korban datang dari Padang ke Jakarta untuk bekerja di konveksi milik saudaranya, kemudian karena konveksi tidak berjalan akibat situasi pandemi akhirnya kontrakan untuk tempat menjahit tidak beroperasi dan sepi."

"Lalu pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2020 ketika sehabis salat tarawih warga mencium bau anyir dari dalam kontrakan tersebut," paparnya.

 Tewas Lebih Sepekan

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, mengatakan, Kiki diperkirakan tewas sudah lebih dari seminggu yang lalu, namun tak terungkap warga sekitar.

"Diperkirakan korban sudah meninggal sudah lebih dari seminggu," ujar Rachim saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (17/5/2020).

Orangtua Indira Kalistha Terus Menangis Ketika Tahu Anaknya Dibully Banyak Orang

Pandemi Virus Corona Bisa Membuat Seseorang Mengalami Gangguan Mental, Begini Penjelasan Lengkapnya

Ditanya Soal Sosok Almarhumah Lina Jubaedah, Sule: Dia Sudah Memberikan Anak-anak yang Hebat

Cara Kafe di Tanjung Priok Bikin PSK Mau Bekerja Saat PSBB

Rachim memastikan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Kiki.

 "Setelah dilakukan identifikasi sementara, mayat sudah membusuk dan terlihat belum ditemukan adanya tanda-tanda aniaya," ujarnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Kiki datang ke Cipadu dari kampungnya, untuk bekerja di usaha konveksi kakak iparnya.

Namun apa daya, situasi pandemi Covid-19 membuat usaha konveksi mandek, dan produksi lumpuh.

 Cium Bau Anyir

Bau tak sedap menyeruak dari sebuah rumah kontrakan di bilangan Jalan Taman Asri, RT 6 RW 8, Cipadu, Larangan, Kota Tangerang, pada Sabtu malam (16/5/2020).

Usai salat tarawih, warga merasa ada yang tidak beres di lingkungannya.

Pak RT setempat mendapat laporan dari warga soal bau anyir itu, dan meneruskannya ke pemilik kontrakan.

Alhasil pemilik kontrakan mendobrak pintu dan menemukan sesosok jasad gantung diri dalam keadaan tak bernyawa.

Kronologi itu disampaikan Kasubag Humas Polres Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (17/5/2020).

"Ketika sehabis salat tarawih warga mencium bau anyir dari dalam kontrakan tersebut, kemudian warga memberitahukan kepada Suwarno Wicaksono selaku ketua RT setempat, Anwar Selaku ketua RW, dan Rudi, selaku Pemilik kontrakan untuk membuka kontrakan tersebut." papar Rachim.

 "Selanjutnya setelah dibuka terlihat korban tergantung diatas plafon dengan menggunakan Kabel yang terikat lehernya," tambahnya.

Muhaimin Iskandar Bagikan 300.000 Paket Sembako dan Satu Juta Masker Kepada Warga yang Membutuhkan

Pemerintah Kota Depok Gelar Rapid Test dan Swab di Sejumlah Tempat Umum Hingga ke Pasar Tradisional

Bawaslu Tangerang Selatan Akan Surati Airin Rachmi Diany Terkait Pelantikan Pejabat

Pandemi Virus Corona Bisa Membuat Seseorang Mengalami Gangguan Mental, Begini Penjelasan Lengkapnya

Rachim memperkirakan jasad pemuda bernama Kiki Permadi (20) asal Pariaman, Sumatera Barat, sudah menggantung sejak lebih dari sepekan lalu.

"Pada diri korban, setelah dilakukan identifikasi sementara, mayat sudah membusuk dan terlihat belum ditemukan adanya tanda-tanda aniaya," ujarnya.

 Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Kiki datang ke Cipadu dari kampungnya, untuk bekerja di usaha konveksi kakak iparnya.

Namun apa daya, situasi pandemi Covid-19 membuat usaha konveksi mandek, dan produksi lumpuh.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved