Breaking News:

Berita Internasional

Kena Aturan Social Distancing, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinta Ardern Ditolak Masuk Resto

Ketika Jacinda Ardern dan pacarnya, Clarke Gayford, hendak masuk ke Resto Olive, akhir pekan lalu, si petugas resto menolak, dengan alasan sudah tak

Penulis: | Editor: Bambang Putranto
www.abc.net.au
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinta Ardern 

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern (39) ditolak masuk ke sebuah kafe di ibu kota negara itu, Wellington, untuk makan siang bersama pasangannya. Alasan penolakan, kafe sudah penuh pengunjung berdasarkan aturan jaga jarak (social distancing).

Perdana menteri perempuan tersebut banyak mendapat pujian dalam menangani pandemi corona. Dia dengan cepat melakukan penutupan negaranya, sehingga virus itu tak menyebar cepat. Data terakhir menyebut, kasus corona di negeri dengan penduduk sekitar 4,9 jiwa itu hanya sebanyak sekitar 1.500, dengan 21 kematian.

Sejak beberapa pekan terakhir ia mulai melonggarkan aturan, namun tetap memertahankan social distancing. Dengan aturan tersebut, pengunjung resto wajib berjarak sekitar 1 meter.

Aturan itu tak ada pengecualian. Sehingga ketika Jacinda Ardern dan pacarnya, Clarke Gayford, hendak masuk ke Resto Olive, akhir pekan lalu, si petugas resto menolak, dengan alasan sudah tak ada tempat kosong.

Setelah kejadian itu sang pacar, Clarke Gayford, mengaku di medsos bahwa dialah yang salah karena tidak melakukan reservasi terlebih dahulu.

Namun, kata dia, selagi mereka berjalan kaki meninggalkan resto tersebut, si petugas resto menyusul mereka berdua. Si petugas resto bilang, sudah ada dua tempat kosong. Akhirnya mereka bisa bersantap di resto tersebut.

Merespon kabar itu, jurubicara pemerintah mengatakan bahwa sang perdana menteri tetap mengantre di resto itu, sebagaimana pengunjung lainnya.

Jacinda Ardern menjabat sebagai PM Selandia Baru sejak Oktober 2017. Politisi dari Partai Buruh tersebut tercatat sebagai PM termuda dalam sejarah 150 tahun negeri yang berdekatan dengan Kutub Selatan itu. Dia juga tercatat sebagai perempuan termuda di dunia yang menjabat sebagai pemimpin pemerintahan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved