Virus Corona Bekasi

Grafik Virus Corona Kota Bekasi Kembali Melandai, Tiga Hari Berturut-turut Tanpa Pasien Positif

Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Bekasi kembali melandai pekan ini. Bahkan dalam tiga hari terakhir ini kasus positif Covid-19 nihil.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Tim khusus Kecamatan Bekasi Timur memantau pelaksanaan PSBB di wilayahnya, Senin (18/5/2020). Petugas dalam tim khusus ini sudah diberi wewenang untuk menindak pelanggar PSBB tahap ketiga. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI  - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Bekasi kembali melandai pekan ini. Bahkan dalam tiga hari terakhir ini kasus positif Covid-19 nihil.

Berdasarkan data terkini dari laman resmi Pemerintah Kota Bekasi, https://corona.bekasikota.go.id, kasus positif Covid-19 ada sebanyak 280 orang.

Rinciannya, sebanyak 193 orang di antaranya sembuh, 58 orang dirawat dan 29 orang meninggal.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 2.320 orang, 1.242 orang di antaranya sedang dalam pemantauan dan 1.026 selesai pemantuan.

Pengurus RT, RW, dan Karang Taruna di Bekasi Dilibatkan dalam Patroli PSBB

Menjelang Lebaran Pasar Mulai Ramai, Satpol PP DKI Jakarta Minta Masyarakat Patuhi PSBB

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 930 orang, rinciannya 462 orang sedang dalam pengawasan dan 468 selesai pengawasan.

Sementara pasien virus corona meninggal karena penyakit khusus sebanyak 122 orang.

Terkait grafik Covid-19 yang melandai, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi tetap meminta warga disiplin.

Apalagi menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 atau Lebaran 2020. Lebaran diperkirakan berlangsung pekan mendatang.

Nada Bicara Meninggi, Jokowi: Saya Tegaskan, Belum Ada Kebijakan Pelonggaran PSBB

Masih Masa PSBB, Pengunjung Pasar Jatibaru Membludak, Satpol PP Akui Tak Bisa Berbuat Banyak

Momen berburu baju Lebaran, bertemu sanak saudara dan aktivitas lainnya, sebaiknya tidak dilakukan agar angka kasus virus corona tidak mengalami peningkatan.

"Masyarakat harus tetap menjaga kebersihan dan mengikuti protokol kesehatan. Kita lihat menjelang Lebaran ini pergerakan warga meningkat," kata Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Chandrabhaga,  Senin (18/5/2020).

Rahmat mengatakan, jika kondisinya pandemi virus corona terus melandai, artinya tidak ada penambahan kasus positif Covid-19, maka Pemkot Bekasi bisa melakukan relaksasi atau tak memperpanjang PSBB.

"Makanya kita terus tes swab dan rapid. Jika tidak ada penambahan, atau bisa kita tekan enggak perlu kita perpanjang PSBB," ucapnya.

Kecamatan Bekasi Timur Bentuk Tim Khusus Penindakan Pelanggar PSBB Tahap Ketiga

Pengendara Motor di Pulogadung Langgar Aturan PSBB Pilih Sanksi Push Up

Sekalipun nanti  tak diterapkan PSBB lagi, Rahmat Effendi meminta warga tetap waspada dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Semua aturan saat PSBB harus tetap dilakukan dan dianggap sebagai suatu kebiasaan. Seperti mengenakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan pakai sabun.

"Itu kan makna dari Presiden hidup berdamai berdampingan dengan corona. Karena ini bakal seperti ini terus sampai antivirusnya ditemukan," ucap Rahmat Effendi.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved