Virus Corona

Ada 800 Karyawan Kontrak PT Garuda Indonesia Dirumahkan Menjelang Lebaran

Lantaran belum meredanya pandemi tersebut, maskapai penerbangan pelat merah itu terpaksa merumahkan 800 karyawannya.

Kompas.com/Muhamad Isa Bustomi
Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Pekerja PT Garuda Indonesia (Persero) angkat bicara prihal pencopotan Direktur Utama (Dirut) I Gusti Ngurah karena diduga melakukan penyelundupan komponen motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru Garuda Airbus A330-900. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Pandemi Covid-19 makin berdampak kepada bisnis PT Garuda Indonesia Tbk (Persero).

Lantaran belum meredanya pandemi virus corona maskapai penerbangan pelat merah itu terpaksa merumahkan 800 karyawannya.

Mereka yang dirumahkan adalah karyawan dengan status tenaga kerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). 

Mereka dirumahkan selama 3 (tiga) bulan, terhitung sejak 14 Mei 2020.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, kebijakan merumahkan karyawan dengan status PKWT tak dapat dihindari.

Imbas Virus Corona 1,7 Juta Kena PHK, Diaspora Bakal Salurkan Rp 780.000 Kepada 5000 Orang Beruntung

Alasannya untuk menjaga kondisi perusahaan di tengah industri penerbangan yang belum kembali normal karena Covid-19.

 "Kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari dilakukannya PHK,” papar Irfan dalam keterangannya, Minggu (17/5/2020).

Saat ini, total ada 25.000 karyawan yang bekerja pada seluruh perusahaan di grup Garuda Indonesia.

”Penerbangan belum normal. Jadi, kebijakan merumahkan karyawan dengan status PKWT tersebut merupakan upaya lanjutan yang perlu kami tempuh,” kata Irfan.

Nikita Mirzani Berhasil Lelang Mobil Mini John Seharga Rp 980 Juta Demi Bantu Korban PHK

Menurut Irfan, kebanyakan yang terkena kebijakan tersebut adalah kru di bagian operasional.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved