Virus Corona Jabodetabek

Wali Kota Depok Jelaskan Penyebab Kasus Positif Covid-19 Bertambah 19 Orang Dalam Sehari

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 19 orang lantaran adanya hasil dari Rapid Test yang dilakukan

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memaparkan penyebab banyaknya pertambahan kasus baru atau mereka yang dinyatakan positif terinfeksi Cocid-19.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif hari Minggu (17/5) ini (17/5/2020) sebanyak 19 orang lantaran adanya hasil dari Rapid Test yang dilakukan Pemkot Depok.

"Penambahan ini berasal dari tindak lanjut progran Rapid Test Kota Depok yang ditindak lanjuti dengan Swab si Labkesda dan PCR di Laboratorium," papar Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (17/5/2020).

Dari laporan hasil lab tersebut, tercatat sebanyak 15 kasus didapat dari hasil PCR dari Lab RSUI, dan 4 kasus lainnya berasal dari Lab Eijkman.

Selanjutnya, untuk penambahan kasus sembuh hari ini menjadi 95 orang, bertambah 6 orang dari sebelumnya 89 orang.

585 Orang Ikut Tes Rapid dan Swab Massal di Pasar Kota Depok, Hasilnya 0,5 Persen Reaktif Covid-19

Dilelang Dalam Konser Amal, Motor Listrik Bertanda Tangan Presiden Jokowi Laku Rp 2,5 Miliar

"Kasus konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh setelah menjalani swab follow up dengan hasil negative dua kali berturut turut,"

"Hingga saat ini, penyebaran kasus konfirmasi positif telah
ditemukan di 62 Kelurahan dari total 63 Kelurahan di Kota Depok," tutur Idris.

Sebelumnya, jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah enam orang dan kasus baru atau positif bertambah 19 orang.

"Kasus konfirmasi (positif) menjasi 414 orang, 95 dinyatakan sembuh, 21 meninggal," papar Wali Kota Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (17/5/2020).

Dalam Satu Bulan, Kejari Depok Tuntut Mati Tiga Bandar Narkoba, Dua Diantaranya Oknum Polisi

Beberapa Analisa Israel Diprediksi Picu Perang Dunia Ketiga, Kekuatan Militernya Amat Ditakuti Lawan

Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) berada diangka 1.485 orang atau bertambah sebanyak 30 orang dari hari sebelumnya, 660 orang lainnya dinyatakan selesai dipantau, dan 825 masih dalam pemantauan.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved