Berita Jakarta

Kasus DBD Jakarta Pusat di Bulan April Dalam Sebulan Turun 25 Persen , Ini Penyebabnya

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta mengatakan melihat tren kasus DBD sejak awal Januari 2020 terjadi peningkatan kasus di Bulan Maret 2020.

Kompas.com
Nyamuk DBD. 

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan melihat tren kasus DBD sejak awal Januari 2020 terjadi peningkatan kasus di Bulan Maret 2020 kini mengalami penurunan.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Selain kasus covid-19 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga mulai terjadi di Indonesia termasuk Jakarta.

Kendati demikian Sudin Kesehatan Jakarta Pusat mencatat ada penurunan kasus DBD di bulan April 2020.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan melihat tren kasus DBD sejak awal Januari 2020 terjadi peningkatan kasus di Bulan Maret 2020.

Hanya saja bulan April 2020 mengalami penurunan.

"Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Pusat menurun sebanyak 25 persen dari Maret ke April 2020," kata Erizon, Minggu (17/5/2020).

Suti Karno Terbaring di RS Cinere, Rano Karno Minta Doa Kesembuhan, Suti Kena DBD Disamping Diabetes

Berdasarkan data dari Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon menyampaikan jika pada bulan Maret 2020, tercatat ada 121 kasus DBD di Jakarta Pusat.

Sedangkan pada bulan April 2020 terjadi penurunan hanya tercatat 82 kasus DBD.

"Jadi di tahun ini terjadi penurunan sekitar 25 persen," kata Erizon.

Menurut Erizon, kasus di DBD di Jakarta Pusat justru menurun dibandingkan tahun lalu, apalagi siklus perkembangan DBD berada di Bulan Maret dan April karena masuk pencaroba, sehingga tingkat kasus pun jumlahmya tak berbeda jauh.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved