Ibadah Haji

Singapura Sudah Putuskan Tunda Keberangkatan Jemaah Haji sampai 2021, Indonesia Tunggu 20 Mei 2020

Kemenag berencana mengeluarkan keputusan paling lambat pada 20 Mei 2020 soal keberangkatan Haji seperti kata Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid

Editor: Wito Karyono
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi
Suasana di puncak Jabal Rahmah, Sabtu (10/8/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ribuan jemaah haji dari berbagai negara incar posisi wukuf di Jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemuanya Nabi Adam dan Hawa. Tahun banyak negara menunggu kepastian ibadah haji karena pandemi corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pandemi Corona membuat kepastian Haji dan Umrah jadi tak menentu.

Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama muslim menunggu kepastian tersebut.

Sementara Singapura sudah memutuskan untuk menunda keberangkatan kontingen haji tahun ini sampai 2021.

Penumpang Pesawat dari Luar Negeri Kini tidak Masuk Terminal, tapi Dibawa ke Asrama Haji Jakarta

179.584 Orang Sudah Melunasi Ongkos Naik Haji, Kepastian Haji Tahun Ini Sedang Ditunggu 12 Mei 2020

Keputusan tersebut, sebagaimana disampaikan Menteri Urusan Muslim, Masagos Zulkifli, dibuat secara mandiri dan bukan berdasarkan kebijakan pemerintah Arab Saudi "atas pertimbangan kebutuhan jemaah kami, keamanan jemaah kami, demi yang terbaik untuk Singapura".

Majelis Agama Islam Singapura (MUIS) dalam konferensi pers pada Jumat (15/5/2020) menyebut bahwa faktor usia merupakan salah satu dasar pertimbangan.

"Lebih dari 80 persen warga Singapura yang dijadwalkan menunaikan haji tahun ini di atas usia 50 tahun. Kementerian Kesehatan menganjurkan individu-individu dalam kategori ini menghadapi risiko komplikasi dan kematian jika mereka tertular virus Covid-19," papar MUIS sebagaimana dikutip The Straits Times.

Ini Rincian Warga Jakarta Dilarang Keluar Jabodetabek, Warga KTP Non Jabodetabek Dilarang ke Jakarta

Berdasarkan data MUIS, calon jemaah haji dari Singapura tahun ini mencapai 900 orang.

Berbeda dengan Singapura, Kementerian Agama Indonesia belum dapat menentukan kepastian keberangkatan jemaah haji asal Indonesia.

Kemenag berencana mengeluarkan keputusan paling lambat pada 20 Mei 2020, seperti disampaikan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

Dia mengaku belum mendapat kabar dari Kerajaan Arab Saudi.

Sektor Usaha Kemungkinan Akan Dibuka Kembali Tapi PSBB Takkan Dicabut, Begini Penjelasannya

"Pada kesempatan raker yang baik ini, kami juga mengusulkan batas waktu terakhir menunggu kepastian penyelenggaraan haji tahun 1441 Hijriah atau 2020 Masehi dari Arab Saudi adalah pada tanggal 20 Mei 2020," kata Zainut dalam rapat yang disiarkan langsung situs dpr.go.id, Senin (11/5/2020).

Zainut Tauhid, Politisi PPP, ditunjuk Presiden Jokowi menjadi wamen Agama
Zainut Tauhid, Politisi PPP, ditunjuk Presiden Jokowi menjadi wamen Agama (Tangkapan Layar Youtube @KompasTV)

Indonesia menjadi salah satu negara pengirim jemaah haji terbanyak.

Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221.000 orang.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved