Jumat, 24 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

DPRD Minta Anies Baswedan Alihkan Anggaran Pembelian Lahan dan Formula E untuk Covid-19

Nasdem meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengalihkan anggaran pembelian lahan sekitar Rp 720 miliar untuk penanganan Covid-19.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta mengatakan Jakarta akan menjadi tuan rumah dalam ajang balap mobil Formula E di pertengahan tahun 2020. Namun rencana itu gagal karena pandemi corona, dananya agar dialihkan ke dampak corona 

WAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengalihkan anggaran pembelian lahan sekitar Rp 720 miliar untuk penanganan Covid-19.

NasDem memandang penanganan Covid-19 lebih penting dibanding proyek pembelian lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

“Sekarang ini kondisi keuangan kas keuangan daerah dalam kondisi sangat memprihatinkan, karena merosot mengalami penurunan pendapatan sebanyak 53 persen,” kata Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Jupiter saat dihubungi pada Sabtu (16/5/2020).

Larangan Mudik, Anies Baswedan Imbau Warga Jakarta Mudik Virtual

Pemkot Jakarta Barat Ikuti Rapat Alokasi Dana Covid-19, Ini Hasilnya

Jupiter mengatakan, usulan tersebut telah dia sampaikan saat rapat antara Komisi C DPRD DKI dengan Pemprov DKI Jakarta.

Beberapa waktu lalu Komisi C meminta eksekutif untuk menolkan anggaran kegiatan yang dianggap tidak penting, termasuk pembelian lahan dan kegiatan turnamen Formula E.

Namun sayangnya anggaran pembelian lahan Rp 720 miliar kembali muncul.

Atlet Bulu Tangkis Tak Bisa Mudik, Tetap Jalani Karantina di Pelatnas Cipayung Saat Lebaran

Hal itu terungkap saat Komisi C menggelar rapat dengan SKPD membahas Perubahan Anggaran Mendahului Perubahan APBD 2020 pada Jumat (15/6/2020) lalu.

“Di rapat kemarin itu ketahuan ada anggaran yang belum dinolkan, makanya Ketua DPRD DKI kan sempat protes keras."

"Kami sendiri dari DPRD DKI saja berinisiatif menghibahkan anggaran Rp 256 miliar untuk penanggulangan Covid-19,” jelas Jupiter.

Oknum Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI Resmi Jadi Tersangka, Diamankan Provos

Dalam kesempatan itu, Jupiter mengingatkan eksekutif untuk mengedepankan skala prioritas.

Artinya kegiatan yang dianggap tidak penting dapat ditunda di kemudian hari dan anggarannya dialihkan untuk Covid-19.

“Di hari Selasa (19/5/2020) kami akan rapat lagi, mudah-mudahan itu sudah diubah oleh kepala dinas,” ujar Jupiter.

Tony Sucipto Jadi Pemain Serba Bisa di Persija, Tapi Angkat Tangan Kalau Ditempatkan di Posisi Ini

Dalam kesempatan itu, Jupiter juga mendesak DKI untuk menarik balik uang komitmen fee Formula E sebesar Rp 360 miliar.

Dia meyakini, kegiatan Formula E sudah pasti dibatalkan tahun ini karena adanya wabah Covid-19.

“Tidak ada alasan bagi pemrov DKI untuk tidak bisa membatalkan kontrak dengan pengembalian uang komitmen Formula E, karena uang Rp 360 miliar tentu sangat besar yang bisa dialokasikan dengan hal yang lebih bermanfaat untuk kesehjateraan rakyat,” katanya.

Ini Fakta Bahwa Kombinasi Riko Simanjuntak-Marko Simic yang Terbaik di Liga 1 Indonesia

“Saya kawatir jika pemrov DKI tidak segera diurus dan tidak mengambil sikap ini jelas merugikan keuangan daerah. Sekarang pun saya masih menunggu keseriusan dari BUMD DKI Jakarta PT Jakpro untuk menarik uang komitmen itu,” tambahnya. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved