Minggu, 12 April 2026

Timnas Indonesia

Yunus Nusi Pastikan Piala Asia U-19 on Schedule

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa penyelenggaraan Piala Asia U-19 yang berlangsung di Uzbekistan tetap.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
kaltim.tribunnews.com
Plt Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa penyelenggaraan Piala Asia U-19 yang berlangsung di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020 belum ada perubahan.

Piala Asia U-19 akan menjadi kualfikasi negara-negara Asia untuk melaju ke Piala Dunia U-20 2021.

Wakil Ketua Panitia Pelaksana Piala Gubernur Kaltim,  Yunus Nusi.
Wakil Ketua Panitia Pelaksana Piala Gubernur Kaltim, Yunus Nusi. (Super Ball/Sigit Nugroho)

“AFC masih on-schedule. Nanti saya arahkan staf yang membidangi untuk menanyakan ke AFC. Sejauh ini masih on Schedule Piala Asia yang di Uzbekistan,” kata Yunus kepada wartawan, Jumat (15/5).

Ia pun berharap Piala Asia U-19 bisa berjalan lancar sehingga tak mempengaruhi persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Indonesia sendiri sudah dipastikan bermain di Piala Dunia U-20 2021 berkat jatah sebagai tuan rumah Piala Dunia.

Namun, skuad Garuda Muda yang sebelumnya menjadi jawara Grup K di kualifikasi Piala Asia U-19, membawa mereka bermain pula di Piala Asia U-19.

Di Piala Asia, Indonesia berada di pot 2 bersama Jepang, Tajikistan dan Australia. 

Seperti diketahui, Indonesia terakhir kali menjuarai Piala Asia U-19 pada 1961, kemudian runner-up; 1967 dan 1970 dan tempat ketiga pada 1988.

PSSI berencana mengadakan rapat darurat bersama anggota Komite Eksekutif (Exco) pada 29 Mei 2020.

Rapat tersebut sengaja dilakukan untuk membahas dan menentukan nasib kompetisi sepak bola di Indonesia di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 harus dihentikan PSSI sampai tanggal 29 Mei 2020, akibat merebaknya pandemi Covid-19 diberbagai wilayah di Indonesia.

Penghentian kompetisi oleh PSSI mengikuti anjuran dari pemerintah, dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menetapkan Indonesia dalam darurat Covid-19.

"Rapat Exco PSSI digelar lagi 29 Mei. Rapat Exco bisa jadi sesaat setelah pengumuman pemerintah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi kepada awak media, Jumat (15/5/2020).

Yunus menjelaskan, rapat tersebut dilakukan secara mendadak oleh PSSI untuk menentukan langkah yang akan diambil di tengah situasi Covid-19.

"Itu Emergency Exco meeting ya. Iya setelah pengumuman BNPB maksudnya," tutup pria yang juga menjabat anggota Exco PSSI tersebut.

Sebelumnya, PSSI sudah melakukan rapat dengan anggota Exco PSSI membahas kelanjutan kompetisi sepak bola di Indonesia pada Selasa (12/5/2020) lalu.

Hasil dari rapat tersebut tetap berpegang teguh dengan keputusan awal menunggu sampai tanggal 29 Mei 2020.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved