Breaking News:

Sempat Dipulangkan ke Polri, Penyidik yang Tangani Kasus Harun Masiku Kembali Lagi ke KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi kembalinya penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti ke lembaga anti-rasuah, dari Mabes Polri.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/ABDUL QODIR
Bangunan 16 lantai yang didominasi warna merah putih dan berlogo KPK, kokoh berdiri di tepi Jalan HR Rasuna Said Kav C-22, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi kembalinya penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti ke lembaga anti-rasuah, dari Mabes Polri.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menerangkan, keputusan itu diambil dalam rapat pimpinan KPK pada Sabtu (6/5/2020) lalu.

Dalam rapat itu, Firli Bahuri cs membatalkan surat keputusan pemberhentian Kompol Rossa sebagai penyidik.

Warga Boleh Bersilaturahmi Saat Lebaran Asalkan Tak Keluar Perbatasan Jadetabek, Tetap Jaga Jarak

"KPK memutuskan telah meninjau kembali dan membatalkan serta menyatakan tidak berlaku surat Keputusan Sekretaris Jenderal KPK Nomor 123 Tahun 2020."

"Tentang Pemberhentian dengan Hormat Pegawai Negeri yang Dipekerjakan pada KPK atas nama Rossa Purbo Bekti, terhitung mulai tanggal 1 Februari 2020," kata Ali dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

KPK pun telah menerbitkan Surat Keputusan Sekjen KPK Nomor 744.1 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keputusan Sekjen KPK Nomor 123 Tahun 2020.

LIVE STREAMING Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan Demi Indonesia Bebas Covid-19

Isinya, tentang Pemberhentian dengan Hormat Pegawai Negeri yang Dipekerjakan pada KPK tertanggal 6 Mei 2020.

Ali menjelaskan, pembatalan SK Sekjen KPK itu karena memperhatikan dan mengingat antara lain Surat Kapolri tertanggal 3 Maret 2020.

Isinya, perihal Tanggapan Atas Pengembalian Penugasan Anggota Polri di lingkungan KPK guna memperkerjakan kembali Pegawai Negeri yang Dipekerjakan atas nama Rossa Purbo Bekti sampai 23 September 2020.

Muhadjir Effendy Heran Ada Kulkas Dapat Sertifikat Halal, Minta Masyarakat Jangan Terjebak Label

Atas surat tersebut, kata Ali, pimpinan KPK secara kolektif kolegial memutuskan menyetujuinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved