PSBB Tangerang Raya

PSBB Tahap 3 di Wilayah Kabupaten Tangerang Diperketat, Tak Pakai Masker Harus Jalani Rapid Test

Pihak BPBD sudah mendesain chek poin mobile untuk melakukan pengecekan random masyarakat akan dipersiapkan juga rapid test di lokasi.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berdiskusi bersama Forkopimda melalui Video Conference bahas mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat (15/5/2020). 

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang akan dilakukan. Dalam PSBB tahap 3 ini, sanksi tegas akan diterapkan agar pelanggar menjadi jera.

“Durasi petugas cek poin yaitu tidak perlu 24 jam tetapi setiap jam mereka harus optimal jam penuh masyarakat beraktivitas berlalu-lalang di Jalan Raya itulah yang akan kita optimalkan. Antara 5 sampai 8 jam per hari ini tapi di antara jam-jam tersebut akan kita optimalkan untuk menjaganya,” ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, saat berdiskusi bersama Forkopimda melalui Video Conference bahas mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat (15/5/2020).

Menurutnya, untuk sanksi tegas bagi pelanggar dilakukan agar ada efek jera. Pihak BPBD sudah mendesain chek poin mobile untuk melakukan pengecekan random masyarakat akan dipersiapkan juga rapid test di lokasi.

Jadi bagi masyarakat yang tidak memakai masker di saat operasi itu akan langsung dibawa ke tempat rapid test di lokasi chek poin tersebut dan mereka wajib menunggu 1 jam sampai hasil rapid testnya keluar dan dinyatakan reaktif atau tidak.

Kemudian kata Zaki, dari Dinas Kesehatan mengenai rapid test massal yang dilakukan baik pada sesi pertama PSBB maupun sesi kedua PSBB masih menggambarkan adanya masyarakat Kabupaten Tangerang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Mereka tiba-tiba setelah dirapid tes baru diketahui bahwa menjadi positif covid.

“Itu mudah-mudahan bisa memberikan efek jera kepada masyarakat. Tetapi semuanya akan kita serahkan kembali kepada Gubernur Banten akan seperti apa PSBB tahap selanjutnya untuk dilanjut atau waktunya sampai kapan kita tentukan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Zaki memberikan semangat untuk semua yang terlibat.

Dan jangan lupa sebagai aparatur harus terus membuat masyarakat memahami serta mendidik masyarakat untuk pola hidup baru berdampingan dengan virus corona.

Dalam rapat tersebut ikut bergabung juga Kapolresta Tangerang, Kapolres Metro Kota Tangerang dan Kapolres Tangsel.

Hadir pula Kajari Tigaraksa, Dandim 05/10 serta Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. Rapat tersebut membahas PSBB yang diperpanjangnya masa waktunya memasuki tahap ketiga.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved