Perusahaan di Kota Depok Diminta Patuhi Surat Edaran Kemenaker Soal Pembayaran THR

Perusahaan di Depok diminta membayar THR tepat waktu dan sesuai aturan yang dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja.

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi -- jadwal pencairan THR 2020 untuk PNS/TNI/Polri dengan beberapa perubahan 

Menghadapi hari raya Idul Fitri yang tinggal hitungan hari lagi, seluruh perusahaan di Kota Depok diminta untuk mematuhi Surat Edaran (SE) terkait Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Depok Manto sebagai tindak lanjut dari dikeluarkannya SE dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

Dari SE tersebut, salah satunya terdapat poin mengenai aturan yang mengharuskan perusahaan membuat kesepakatan dengan pekerja.

Kesepakatan tersebut dilakukan apabila perusahaan tidak menyanggupi poin yang ada di dalam SE.

"Kami minta perusahaan mematuhi aturan sesuai SE dari Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor :N/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19," ujar Kepala Disnaker Kota Depok Manto saat dihubungi wartawan, Jumat (15/5/2020).

Manto menjelaskan, SE tersebut menyebutkan jika perusahaan tidak mampu membayar THR sesuai ketentuan, maka perlu ada kesepakatan di antara kedua belah pihak. 

Misalnya, perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang ditentukan, pembayaran THR dapat dilakukan secara bertahap.

"Selain itu, bila perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali, maka dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati," paparnya.

Namun begitu, kata Manto, kesepakatan mengenai waktu dan cara pembayaran THR keagamaan serta denda, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR dan denda kepada pekerja/buruh. 

Tentunya, dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta dibayarkan pada tahun 2020.

"Menurut data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP), terdapat 1.758 perusahaan di Kota Depok. Kami harap mereka bisa memenuhi hak karyawan, meskipun dalam kondisi seperti ini," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved