Virus Corona Jabodetabek

Narapidana dan Pengurus Pesantren Dapat Paket Sembako dari Polresta Tangerang

Polresta Tangerang kembali memeberikan bantuan kepada warga terdampak covid-19, terutama di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Istimewa
Polresta Tangerang kembali menggelar bakti sosial pada Jumat (15/5/2020) dengan memberikan paket sembako kepada warga terdampak covid-19. Mereka yang mendapat bantuan adalah narapidana yang sedang menjalani proses asimilasi, korban PHK, anak yatim, pengurus pondok pesantren, dan orang yang bekerja sebagai petugas kebersihan sarana ibadah. 

"Bantuan paket sembako juga diberikan kepada keluarga atau istri yang ditinggalkan suaminya bekerja namun sang suami tidak bisa pulang atau mudik..."

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA - Polresta Tangerang kembali menggelar bakti sosial pada Jumat (15/5/2020).

Kegiatan dengan tajuk aksi solidaritas itu dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

"Untuk kegiatan kali ini, kami membagikan 500 paket sembako," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Polda Metro Jaya Beri Bantuan 26.067 Paket Sembako kepada Warga Jadetabek Terdampak Covid-19

Pegadaian Berikan Bantuan Paket Sembako dan Uang Tunai Untuk Seniman Jakarta

Ade mengatakan, dalam kegiatan itu Polresta Tangerang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tangerang, Kodim 0510 Tigaraksa dan unsur pemerintah daerah. Bantuan sembako diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dikatakan Ade, masyarakat terdampak Covid-19 di antaranya narapidana yang sedang menjalani proses asimilasi, korban PHK, anak yatim, pengurus pondok pesantren dan orang yang bekerja sebagai petugas kebersihan sarana ibadah.

"Bantuan paket sembako juga diberikan kepada keluarga atau istri yang ditinggalkan suaminya bekerja namun sang suami tidak bisa pulang atau mudik," ucap Ade.

Ade mengajak seluruh lapisan masyarakat bergotong-royong arau bersatu menghadapi situasi wabah Covid-19 dengan segala dampaknya. Menurut dia, kebersamaan atau gotong-royong adalah modal kuat agar bisa memutus mata rantai penyebaran penyakit Covid-19.

"Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat," katanya. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved