Breaking News:

Larangan Mudik

Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik Meningkat Jadi 18.704 dari 18.225 Unit, Terbanyak Jalur Arteri

Ditlantas Polda Metro Jaya catat kendaraan diputar balik naik menjadi 18.704 unit sampai 14 Mei 2020 dari sebelumnya 18.225 unit pada 13 Mei 2020.

Dok Dandy Abitama
Marak warga mudik pakai mobil pribadi melintas di jalan tol saat virus corona atau Covid-19 mewabah. Hal tersebut nampak di kawasan jalan tol Halim, Jakarta Timur, Senin (30/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Kendaraan pemudik yang dipaksa putar balik oleh Ditlantas Polda Metro Jaya naik menjadi 18.704 unit sampai 14 Mei 2020 dari sebelumnya 18.225 unit pada 13 Mei 2020.

Pihak Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo terkait penerapan larangan mudik menuturkan, dari 18.704 kendaraan yang diputar balik itu sebanyak 6.474 kendaraan pribadi dan angkutan umum, diputar balik dari Pintu Tol Cikarang Barat.

Lalu sebanyak 4.149 kendaraan pribadi dan umum diputar balik dari Pintu Tol Bitung dan Cikupa.

Kendaraan Pemudik yang Diputar Balik Polda Metro Sudah Mencapai 18.225 Unit Kendaraan

Konpers hasil operasi tiga hari Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan 202 kendaraan bermotor yang bawa pemudik berupa mobil travel gelap dan bus, Senin (11/5/2020).
Konpers hasil operasi tiga hari Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan 202 kendaraan bermotor yang bawa pemudik berupa mobil travel gelap dan bus, Senin (11/5/2020). (Ditlantas PMJ)

Sementara 8.081 kendaraan, baik kendaraan pribadi, kendaraan umum dan sepeda motor, diputar balik dari jalan arteri.

"Kendaraan pemudik melalui jalur arteri saat ini tetap mendominasi dan yang terbanyak diputar balik," katanya kepada Warta Kota, Jumat (15/5/2020).

Sementara untuk jenis kendaraan yang diputar balik dari jumlah total, yang terbanyak masih kendaraan pribadi.

Selain itu kata Sambodo selama penerapan larangan mudik ini, pihaknya mengamankan dan menyita sebanyak 228 kendaraan bermotor yang membawa penumpang atau pemudik dengan modus travel gelap.

Konpers hasil operasi tiga hari Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan 202 kendaraan bermotor yang bawa pemudik berupa mobil travel gelap dan bus, Senin (11/5/2020). (Warta Kota/Budi Malau)
Konpers hasil operasi tiga hari Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan 202 kendaraan bermotor yang bawa pemudik berupa mobil travel gelap dan bus, Senin (11/5/2020). (Warta Kota/Budi Malau) 

Dari 228 kendaraan itu, terdiri dari 13 bus, satu truk serta ratusan kendaraan sisanya adalah mobil travel gelap baik minibus dan mobil pribadi.

Kepada para pengemudi katanya dikenakan sanksi tilang sesuai Pasal 308 UU Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, karena menyelenggarakan angkutan penumpang tanpa izin atau memiliki trayek.

Dimana sanksinya denda maksimal hingga Rp 500 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.

Ternyata Ini Alasan RS Aria Sentra Medika Batal Dijadikan Tempat Penanganan Corona di Kota Tangsel

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved