Virus Corona Jabodetabek

Dinas Kesehatan Tangerang Beri Penjelasan Terkait Surat Bebas Covid-19 Dijual Rp 70.000

Secarik surat sehat bebas dari Covid-19 dijual melalui online. Surat itu dibanderol seharga Rp 70.000. Begini penjelasan pisahk rumah sakit.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Secarik surat sehat bebas dari Covid-19 dijual melalui online. Surat itu dibanderol seharga Rp 70.000. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA - Secarik surat sehat bebas dari Covid-19 dijual secara daring melalui online. Surat itu dibanderol seharga Rp 70.000.

Sontak hal ini pun mendadak viral di jagat media sosial. Dalam produk yang ditawarkan diunggah juga foto surat sehat Covid-19 dengan kop surat Rumah Sakit Mitra Keluarga Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

Jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang pun membantah keras mengenai surat yang beredar itu.

Melalui Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Tangerang, Hendra Tarmizi menyatakan bahwa surat bebas Covid yang dijual Rp. 70.000 tidak benar.

"Itu tidak benar, untuk surat keterangan harus konsultasi dokter," ujar Hendra kepada Warta Kota, Jumat (15/5/2020).

 VIRAL Terkonfirmasi, Detik-detik Maling Gondol Motor dari Parkir Apartemen, Pelaku Belum Tertangkap

 HORE! Wabah Virus Corona Segera Berakhir, Covid-19 Alami Mutasi dan Kondisinya Melemah, Ini Buktinya

 Kenapa Presiden Jokowi Tak Pasang Ucapan Duka Cita Wafatnya Jenderal Djoko Santoso, kata Fadli Zon

Ia mengaku telah mengomfirmasi soal ini ke RS Mitras Keluarga Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Pihak rumah sakit itu pun membantah keras mengenai persoalan ini.

"Surat bebas Covid-19 harus ada pemeriksaan penunjang seperti rapid tes atau PCR," ucap Hendra.

Management RS Mitra Keluarga juga menerangkan sehubungan dengan beredarnya pemberitaan di sosial media mengenai permasalahan ini,  pihak rumah sakit tidak pernah bekerja sama dengan pihak-pihak yang memperjual belikan surat keterangan bebas Covid-19 maupun surat keterangan apapun.

"Kami mohon agar para pihak yang menyalahgunakan kop surat Mitra Keluarga untuk keperluan tersebut agar segera mencabut atau menghentikan perbuatan tersebut. Mitra Keluarga akan menempuh jalur hukum jika ada pihak yang mengatasnamakam namanya tanpa seizin kami," ungkap management RS Mitra Keluarga. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved