Bukannya Diterima Warga Miskin, Bansos Pemberian Ridwan Kamil Malah Nyasar ke Anggota Dewan Bekasi

Rahmat Effendi mengatakan bahwa tak menutup kemungkinan ada kesalahan dalam penyaluran bansos Provinsi Jawa Barat.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Latu Har Hary, Aggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS saat mengembalikan bansos Provinsi Jawa Barat yang salah sasaran, Jumat (15/5/2020). 

Bukannya diterima oleh warga miskin atau korban PHK imbas pandemi Corona, bantuan sosial (bansos) pemberian Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau bantuan Gubernur Ridwan Kamil malah nyasar ke anggota DPRD Kota Bekasi.

Latu Har Hary, aggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS pun terkaget namanya terdaftar dalam penerima bansos dari Provinsi Jawa Barat.

Padahal ia tak pernah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun Non DTKS.

“Engga pernah serahkan berkas, apalagi masuk DTKS. Kalau saya masuk sebelumnya pasti saya dapat bantuan seperti PHK dan lainnya dong dari Pemerintah,” kata Latu, ketika dihubungi, pada Jumat (15/5/2020).

Latu tinggal di RT 09 RW 05 Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi.

Bukan hanya dirinya saja, di lingkungannya setidaknya ada lima bansos Provinsi Jabar yang salah sasaran. Kebanyakan mereka penerima itu orang yang mampu dan salah alamat.

Ia menerangkan para RT RW tidak mengetahui datanya masuk dalam daftar penerima bansos dari Provinsi Jawa Barat.

Namanya diketahui terdaftar sebagai penerima bansos usai petugas Kantor Pos datang hendak membagikan bansos tersebut.

“Dua hari kemarin kejadian, jadi RT RW itu tidak tahu ya mereka tahu data itu setelah dikirimi oleh petugas pos. Baik paket bansos maupun data penerima. Ternyata ada data saya,” tutur Latu.

Ketika itu, Ketua RT langsung mengubunginya memberitahu perihal namanya terdaftar sebagai penerima bansos dari Gubernur Jawa Barat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved