Berita Video

VIDEO: Telur Infertil Beredar di Pasaran, Begini Pengakuan Pedagang

Dalam sehari biasanya mendapat duit Rp 9 jutaan, kini hanya Rp 4 - 4,5 jutaan per hari. Kata dia, pelanggannya banyak yang beralih

Healthline
Ilustrasi telur 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Pedagang telur di Pasar Palmerah, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat menjerit akibat merebaknya telur ayam infertil sejak sebulan terakhir.

Sebab pelanggannya banyak yang beralih membeli telur tersebut,
padahal peredarannya dilarang pemerintah karena dapat menganggu kesehatan.

Seperti yang diungkapkan Subi Anwar (26) pedagang telur ayam di Pasar Palmerah.

Dia mengaku omzet pendapatannya anjlok 50 persen sejak merebaknya telur infertil.

Dalam sehari biasanya mendapat duit Rp 9 jutaan, kini hanya Rp 4 - 4,5 jutaan per hari. Kata dia, pelanggannya banyak yang beralih membeli telur infertil karena lebih murah.

"Telur yang biasa saya jual harganya Rp 20.000 per kilogram, tapi kalau telur infertil harganya Rp 17-18.000 per kilogram," kata Anwar saat ditemui pada Kamis (14/5/2020).

Menurutnya, telur infertil dapat mengganggu kesehatan karena telur awalnya diperuntukan sebagai pembibitan. Namun karena berbagai alasan tertentu, oleh peternak dialihkan untuk sebagai telur konsumsi.

"Dari sisi ketahanan telur juga lain, kalau telur infertil hanya bertahan 5 hari kemudian busuk, kalau telur ayam yang biasa mampu bertahan 2 minggu lebih," ujarnya.

Pedagang telur ayam lainnya Susino (39) menambahkan, telur infertil biasanya memiliki warna cangkang putih dan rapuh.

Untuk kualitas kuning telurnya, kata dia, di bawah telur ayam biasa.

"Telurnya gampang pecah karena lapisan cangkangnya lebih tipis," kata Susino.

Sementata itu, Agustina Eka (33) pembeli telur ayam mengaku lebih memilih membeli telur biasa ketimbang telur infertil.

Kata dia, kesehatan dan keselamatan keluarganya lebih penting meski harga telurnya lebih mahal dibanding telur infertil.

"Nggak apa-apa lebih mahal kan untuk keluarga sendiri, anak-anak saya kebetulan senang makan telur ayam," kata Eka. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved