Berita Video

VIDEO: Pedagang di Pasar Slipi Mengaku Sepi Pelanggan Selama Pandemi Covid 19

Ditambah dengan aturan jam jualan dari pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. "Sangat sepi. Ini belum tau satu minggu jelang lebaran,"

WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Kondisi pasar Slipi 

WARTAKOTALIVE.COM, SLIPI- Penerapan PSBB di DKI Jakarta berbuntut pada pengurangan pendapatan bagi pedagang di pasar Slipi, Jakarta Barat.

Beberapa pedagang akui dagangannya sepi pembeli. Ribka, pedagang kue kering yang berjualan di lantai dua pasar Slipi mengatakan dirinya kehilangan pelanggan tetap yang memilih untuk pulang kampung karena pandemi ini.

"Saya punya langganan tetap, mereka rata-rata karyawan, tapi semenjak pandemi, mereka ada yang dirumahkan dan memilih pulang serta ada yang tidak bisa berbelanja ke pasar karena takut. Beda dengan ramadhan tahun lalu. Penjualan kali ini hanya seperti hari-hari biasanya, menurun," tutur Ribka.

Ia menjelaskan pembatasan jam kerja dari jam 8.00 WIB hingga 14.00 WIB membuat dirinya hanya pasrah menerima penurunan omset.

Hal senada juga dituturkan oleh Ani pedagang ikan segar yang sepi pembeli. Ditambah dengan aturan jam jualan dari pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. "Sangat sepi. Ini belum tau satu minggu jelang lebaran, semoga ramai," katanya.

 Hingga Kamis (14/5/2020) pukul 08.00 WIB, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran merawat inap 702 pasien positif Covid-19.

Menurut Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan) Laksamana Madya TNI Yudo Margono, jumlah tersebut berkurang sebanyak 21 pasien sejak pukul 08.00 WIB kemarin.

"RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran kini merawat 702 pasien positif Covid-19," kata Yudo ketika dihubungi Tribunnews, Kamis (14/5/2020).

 Warga Boleh Bersilaturahmi Saat Lebaran Asalkan Tak Keluar Perbatasan Jadetabek, Tetap Jaga Jarak

Yudo mengatakan, saat ini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran merawat total sebanyak 839 pasien.

Sebanyak 538 pasien di antaranya laki-laki, dan 301 lainnya wanita.

"Saat ini Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet merawat total 73 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 64 Orang Dalam Pemantauan (ODP)," ungkap Yudo.

 LIVE STREAMING Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan Demi Indonesia Bebas Covid-19

Halaman
1234
Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved