Berita Video

VIDEO: Mensos Ari Batubara Datangi Serpong untuk Bagikan Bantuan Presiden

Juliari mengatakan terdapat 328 paket bantuan yang siap dibagikan kepada warga Kelurahan Ciater.

Warta Kota/Rizki Amana
Mensos Juliari P Batubara (kanan) bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie (kiri) saat berikan bansos Presiden RI di lingkungan RT 005 RW 002, Kelurahan Ciater, kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Rabu (13/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Menteri Sosial (Mensos RI), Juliari P. Batubara membagikan bantuan sosial (bansos) Presiden RI kepada warga rentan dampak dari wabah virus corona di lingkungan RT 05, RW 002 Kelurahan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Juliari mengatakan terdapat 328 paket bantuan yang siap dibagikan kepada  warga Kelurahan Ciater. 

Menurutnya satu paket bantuan diberikan dengan bentuk sembako yang ditaksir senilai Rp. 300.000 kepada sekitar 73.000 Kepala Keluarga (KK) penerima.

Kendati demikian, Juliari tak memungkiri bila adanya data penerima yang tak sesuai dengan target penerima.

Target yang tak sesuai dimaksud berupa warga yang rentan terimbas wabah virus corona secara pendapatan ekonomi.

VIDEO: Bibi Bocah Korban Tenggelam di Tangerang Ungkap Firasat Buruk Ayah Brandon

Namun, dirinya hanya menanggapi permasalahan tersebut dengan pernyataan yang sederhana dan tak terlalu memperdulikan hal tersebut.

"Ya dibenahin saja (data warga penerima bantuan yang tak sesuai target). Enggak usah dibawa serius yang begituan ya," kata Juliari menjawab pertanyaan tersebut di lokasi, Ciater, Serpong, Tangsel, Rabu (13/5/2020).

Ia menjelaskan bila Kemensos mendapati data warga penerima bantuan melalui data yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

VIDEO: Detik-detik Brandon Bocah Tenggelam di Kali Periuk Tangerang Terekam CCTV

Juliari pun memastikan bila Kemensos tak melakukan pengecekan ulang terhadap data yang diajukan Pemkot Tangsel.

Meski target penerima tak sesuai dengan tujuan, maupun data ganda penerima bantuan.

"Dari daerah datanya. Nanti diperbaiki lagi saja datanya kalau misalnya ada masalah. Gini kalau data langsung sempurna tidak mungkin, kan masalahnya waktu cepat. Ada double nanti tahap keduanya diperbaiki," pungkasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved