Breaking News:

Kasus Penganiayaan

Tukang Sayur Ini Bacok Penagih Utang Pakai Parang, hingga Dua Jari Putus

Penagih utang bernama Leonardus Saka, mengalami luka dua jarinya putus akibat ditebas tukang sayur, Agus Sorono (43), menggunakan parang.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko (tengah) saat menunjukkan barang bukti senjata tajam yang dijual tersangka. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Agus Sorono (43), seorang tukang sayur nekat membacok penagih utangnya.

Akibatnya, penagih utang bernama Leonardus Saka, mengalami luka dua jarinya putus akibat ditebas menggunakan parang.

Pedagang sayur bernama Agus Sorono (43) yang membacok seorang penagih hutang bernama Leonardus Saka, diancam pidana kurungan penjara lima tahun.

Hal ini sampaikan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko saat menggelar konferensi pers kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi.

"Tersangka dikenakan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana lima tahun penjara," kata Wijonarko, Kamis, (14/5/2020).

Wijonarko menjelaskan, tersangka membacok korban menggunakan parang miliknya. Akibat kejadian itu, korban mengalami putus jari telunjuk dan jempol sebelah kanan.

 Diskotek yang Ditutup karena Kasus Peredaran Narkoba ini Gugat Pemprov DKI Ke PTUN Jakarta

 Mualaf ini Jual Seluruh Hartanya Senilai Rp 12 Miliar, untuk Bantu Penanganan Corona di Indonesia

 Setelah Satpol PP DKI Kecolongan ada Pelangaran PSBB, McDonalds Sarinah Didenda Rp 10 Juta

 PN Depok Vonis Mati Dua Oknum Polisi Pengedar Sabu 37,9 Kilogram

"Korban saat itu berusaha menangkis ketika diserang, sehingga korban mengalami luka pada bagian tangan sebelah kanan dua jarinya terputus," jelasnya.

Kasus penganiayaan ini dipicu akibat perkara tagihan hutang, korban berusaha menagih uang ke korban sebesar Rp150 ribu.

Dia datang ke rumah kontrakan pelaku di Jalan Lingkar Bambu, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa, (12/5/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

"Nah ketika melakukan penagihan terjadi cekcok mulut dan terjadi keributan setelah itu pelaku mengambil parang tidak jauh dari lokasi langsung mengajukan parangnya ke arah korban," tegasnya.

 Jokowi Naikkan Kembali Iuran BPJS Kesehatan menjadi Rp 150.000, Ini Daftar Lengkapnya

 Siap-siap Pelanggar PSBB di Jakarta Barat, Sanksinya Bersihkan WC Umum

 Lolos Verifikasi Berkas, 62 Penumpang ini Lakukan Perjalanan Gunakan 6 Kereta Api Luar Biasa

 Cerita Anies, yang Kebingungan Menkes Enggan Beberkan Data Covid-19 Secara Transparan

Dari hasil penyelidikan pihaknya, korban memang sudah beberapa kali melakukan penaguhan. Tetapi, karena pelaku dalam kondisi sulit tidak mampu membayar tagihan sebesar Rp150 ribu tersebut.

"Korban ini sudah berulang kali melakukan penagihan terhadap pelaku, namun memang dia sudah mejelaskan dalam kondisi sulit, sehingga tidak bisa memenuhi keinginan dari korban dan terjadi cekcok mulut serta keributan," terangnya. (TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar) 

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Bacok Penagih Utang Hingga Jarinya Putus, Tukang Sayur Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved