Tak Mungkin Latih Atlet Lewat Zoom, Cabang Olahraga Renang Minta Disepensasi Ke Kemenpora

Karena tak mungkin berlatih secara virtual, cabang olahraga renang minta dispensasi ke Menpora.

Dispen Kormar
Guna mengasah dan meningkatkan kemampuan dasar sebagai prajurit Matra Laut, Resimen Artileri 3 Marinir (Menart 3 Mar) melaksanakan renang laut dalam rangka Latihan Perorangan Dasar (LPD) TW I tahun 2020, bertempat di Katapop Pantai, Distrik Salawati, Kab. Sorong, Papua Barat. Senin (9/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Karena tak mungkin berlatih secara virtual, cabang olahraga renang minta dispensasi ke Menpora.

Pelatih renang Indonesia David Armandoni megadukan kepada Menpora Zainudin Amali soal sulitanya melatih atlet renang selama di rumah saja.

Menurutnya perenang sangat kesulitan menjaga kondisi fisik jika tak menyentuh air.

Ini Tantangan Melukis Sepatu Menurut Naeda, Atlet Renang Indah Indonesia yang Banjir Order Melukis

Terlebih, hampir semua kolam renang ditutup termasuk Stadion Akuatik GBK, Senayan.

Hal itu ia sampaikan dalam acara pembukaan webinar short course atlet dan tim pelatnas bersama Menpora, secara virtual. Kamis (14/5/2020). 

 “Kami kesulitan latihan renang karena tidak ada kolam. Kalau memungkinkan apakah bisa dibuat protokol khusus untuk renang sehingga kami bisa berlatih kembali. Sebab, tak mungkin kami latihan lewat Zoom. Kami harus menyentuh air,” kata David. 

Atlet Renang Indah Pandai Melukis Sepatu

Mendengar aduan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyarankan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk mengajukan permohonan rekomendasi kepada Kemenpora

Sebelumnya, dua pelatnas seperti PBSI dan PB PABSI juga memberikan permohonan rekomendasi yang menjamin para atletnya benar-benar terjaga ketika menjalani pelatnas.

“Memang kita tahu di kolam renang virus tak akan masuk karena ada komposisi kimia di air sehingga menetralisir air dan saya kira itu aman. Tapi aman yang kami maksud adalah bukan hanya di air, tapi ketika si atlet datang, kemudian ke loker atau kamar mandi dan sebagainya juga,” kata Menpora.

Atlet Renang Indah Naima Syeeda Sebut Selalu Ada Jalan Bila Ada Kemauan, Order Gambar Sepatu Marak

“Jika itu bisa dipatuhi seperti di luar negeri misalnya atlet datang sudah dengan pakaian renangnya, masuk air, dan tak mampir kemana-mana termasuk ke loker. Mungkin PRSI bisa membuat surat ke Kemenpora. Sama seperti angkat besi dan bulutangkis,” jelasnya. 

“Silakan masukkan permohonan dengan disertai permintaan tentang latihan dan perencanaan-perencanaannya. Ini penting supaya kami bisa lihat benar-benar tejaga atau tidak. Jika tidak, ya tak  akan diizinkan oleh gugus tugas,” pungkas Menpora.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved