Bansos

Mensos Serahkan Langsung Bansos Presiden Kepada 123.881 Kepala Keluarga di Kota Depok

etelah sempat molor satu minggu, akhirnya warga Kota Depok mulai menerima bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Pusat.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Menteri Sosial Juliari Batubara menyerahkan secara langsung bansos presiden kepada warga Depok didampingi Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Kamis (14/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Setelah sempat molor satu minggu, akhirnya warga Kota Depok mulai menerima bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Pusat.

 Tercatat sebanyak 123.881 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Menteri Sosial Juliari Batubara.

 Dalam penyerahan tersebut, Juliari mengatakan bantuan yang diserahkan berbentuk sembilan bahan pokok (Sembako).

 “Hari ini kami salurkan bantuan presiden tahap 1 dan 2 berupa beras dan paket sembako kepada 123.881 KK di Depok yang terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya saat penyerahan bantuan di RW 003, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Kamis (14/5/2020).

Seperti Apa Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar? Berikut Ciri-Ciri dan Penjelasan Lengkapnya

Surat Keterangan Bebas Covid-19 Dijual Rp 70.000 di Tokopedia, Berkop Surat Rumah Sakit Swasta

Pemukiman Pemulung di Tangerang Dapat Bansos Paket Sembako dari Kemensos

 Bansos presiden ini, kata Juliari, akan terus didistribusikan selama tiga bulan ke depan.

 Di mana nantinya, masyarakat akan menerima paket sembako senilai Rp 600.000 sebanyak dua kali dalam sebulan.

 “Kami akan evaluasi semuanya, kalau saat ini ada warga yang tidak benar-benar membutuhkan ternyata dapat bantuan, untuk tahap selanjutnya tidak akan dapat lagi. Kami berikan kepada yang membutuhkan,” paparnya.

 Saat penyerahan, Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna hadir mendampingi Juliari.

 Dalam kesempatan itu, Idris mengaku bantuan sosial yang berasal dari Pemkot Depok tahap kedua telah disalurkan kepada 100.000 KK.

 “Alokasi ini bertambah sebanyak 70.000 KK dari bantuan tahap pertama. Tapi dikarenakan penambahannya cukup signifikan, maka minggu ini masih dalam verifikasi data tambahan," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved