Penganiayaan

Demi Membela Sang Istri, Pedagang Sayur Bantar Gebang Kota Bekasi Ayunkan Parang ke Debt Collertor

Pedagang sayur Pasar Bantar Gebang menganiaya debt collector menggunakan parang hingga dua jari korban terputus.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Kapolres Metro Bekasi Kota Komber Wijonarko menunjukkan barang bukti berupa parang yang digunakan pedagang sayur saat melukai debt collertor, Kamis (14/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pelaku penganiayaan terhadap debt collector atau penagih utang, Agus Surono (43), mengaku ingin membela sang istri.

Alasannya, saat menagih utang Rp 150.000, debt collector itu berbicara kasar kepada istrinya saat terjadi percekcokan.

Menurut pelaku yang pedagang sayur di Pasar Bantar Gebang, Kota Bekasi, debt collector itu menagih utang terlalu keras sehingga terlibat pertengkaran dengan istrinya.

"Tadinya ribut sama istri saya, saat itu saya tidak menjawab diam saja karena saya mengakui kesalahan saya. Tapi malah kasar sama istri saya," tutur Agus.

Kronologi Pembunuhan Hingga Penguburan Perempuan Hilang Ingatan Oleh Tukang Roti, Inisialnya DN

Hasil Autopsi, Jenazah Perempuan di Rumah Kontrakan Parung Panjang Dipastikan Korban Pembunuhan

Dia mengatakannya saat dihadirkan dalam gelar perkara di Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (14/5/2020).

Agus membela sang istrinya hingga percekcokan makin sengit. 

Menurut pelaku, debt collector itu juga terlihat mengambil bambu hendak melawannya.

"Disaat itu saya cekcok sama dia, dia berkata jangan sok preman, jangan sok jagoan di sini, saya bilang saya bukan preman saya bukan jagoan, ditusuk pun saya bisa mati," kata Agus.

"Dia (korban) bawa bambu, saya ambil itu (golok)," kata  Agus yang menundukkan kepalanya.

Pelaku Penganiayaan Perempuan di Hotel Tamansari Jakarta Barat Dilacak Pakai Jejak Simcard

Penjambret Perempuan Pembeli Takjil di Johar Baru Bernasib Naas

Dia mengaku tak bisa membayar utang karena sepi pembeli akibat pandemi corona atau Covid-19 sehingga dagangannya tidak lalu terjual.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved