BERITA FOTO : Kapal Perang TNI AL Tangkap Pekerja Imigran Gelap Pulang Kampung

Anggota TNI AL menyergep kapal kayu yang membawa puluhan pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri. Mereka pulang kampung secara illegal.

Editor: Alex Suban
Dok Koarmada I
Awak KRI Siwar 646 menyergap pekerja migran yang pulang secara ilegal di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Wabah Covid-19 telah melumpuhkan segala sendi kehidupan secara global.

Dampak ekonomi dan sosial membuat para pekerja migran Indonesia memaksa untuk pulang ke tanah air karena hilangnya pekerjaan di negara tempat mereka bekerja.

Tak hanya dengan jalan biasa, para pekerja memanfaatkan 'jalan tikus' untuk pulang kampung dari negeri jiran.

Hanya Sopir Maut yang Disidang Kasus Tewasnya 39 Imigran dalam Kontainer, Ini Sejumlah Dakwaannya

Sudah 5.700 Pekerja Migran Indonesia dan ABK Pulang dari Luar Negeri di Tengah Pandemi Covid-19

Patroli Gugus Tempur Laut Koarmada I, dengan menggunakan kapal perang KRI Siwar-646 mengamankan kapal kayu ukuran 20 GT.

Kapal kayu ini membawa 63 orang pekerja migran illegal dan tertangkap basah di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020).

Awak KRI Siwar 646 menyergap pekerja migran yang pulang secara ilegal di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020).
Awak KRI Siwar 646 menyergap pekerja migran yang pulang secara ilegal di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020). (Dok Koarmada I)

Daerah ini dipilih salah satunya karena karakteristik pantai yang banyak terdapat muara sungai sehingga menyulitkan pengawasan.

Dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Para pekerja  imigran illegal INI kembali tanah air memanfaatkan kelengahan petugas penegak hukum dengan masuk melalui pelabuhan tikus untuk mengelabuhi petugas.

Dari beberapa kasus, tidak sedikit diantara mereka yang diterlantarkan oleh kapal pengangkutnya.

Awak KRI Siwar-646 memeriksa barang pekerja migran yang pulang secara ilegal di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020).
Awak KRI Siwar-646 memeriksa barang pekerja migran yang pulang secara ilegal di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020). (Dok Koarmada I)

Bisa saja mereka ditinggal di mana saja, seperti di muara sungai atau di hutan-hutan bakau sehingga terlantar.

Masukknya pekerja migran secara illegal akan meningkatkan kerawanan terhadap pengendalian penyebaran Covid-19, karena menghindari pemeriksaan maupun proses sesuai protokol kesehatan.

Bentuk Kehadiran TNI Angkatan Laut, Koarmada I Tanam Mangrove dan Budidaya Ikan di Marunda

Kunjungan Danlantamal III Ke Posko Yonmarhanlan III Subsatgas Koarmada I Pam Pemilu 2019

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved