Berita Video

VIDEO: Warga Depok Mau Naik KRL Wajib Siapkan Surat Ini

"Ya ada saja yang pergi dengan alasan mau belanja atau pergi ke mana, bukan untuk bekerja," kata Kasubag TU Terminal Terpadu Depok

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Petugas Dinas Perhubungan Kota Depok tengah melakukan sosialisasi dengan mengecek kelengkapan Surat Tugas bagi setiap para penumpang yang akan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Depok Baru, Pancoran Mas, Depok, Selasa (12/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK- Pemkot Depok memperketat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga guna menekan penyebaran Covid-19.

Salah satunya adalah dengan mewajibkan para calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) untuk membawa surat tugas dari perusahaan atau kantor tempatnya bekerja.

Namun kemudian, dalam kenyataan dilapangan, mereka yang ingin menaiki KRL tak hanya yang akan menuju kantor atau untuk bekerja tetapi masih banyak masyarakat yang nekat bepergian bukan untuk bekerja atau mencari nafkah.

"Ya ada saja yang pergi dengan alasan mau belanja atau pergi ke mana, bukan untuk bekerja," kata Kasubag TU Terminal Terpadu Kota Depok Reynold John kepada wartawan di Stasiun Depok Baru, Pancoran Mas, Depok, Rabu (13/5/2020).

Untuk itu, John mengatakan pihaknya tetap terus mengingatkan para calon penumpang agar tetap berada di rumah selama PSBB.

Bagi mereka yang tetap ngotot ingin pergi terutama menggunakan KRL, John mengaku ada hal-hal yang harus dilakukan para calon penumpang.

"Kami akan meminta mereka (calon penumpang non pekerja) untuk menyertakan keterangan sehat dari pusat kesehatan masyarakat dan juga surat keterangan dari RT dan RW," paparnya.

Pusat kesehatan masyarakat yang dimaksud John adalah rumah sakit, klinik, ataupun dokter yang menyatakan sang penumpang dalam keadaan sehat.

"Aturan itu juga berlaku bagi masyarakat yang bekerja informal," tutur John.

Kewajiban ini, kata John, akan terus diberlakukan selama PSBB berlangsung dan pihaknya akan terus melakukan evaluasi atas kebijakan tersebut.

John pun mengaku pihaknya tetap terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat pengguna KRL sembari mengecek kelengkapan surat tugas.

"Tapi kami tetap memberikan kelonggaran bagi warga yang ada keperluan mendesak seperti untuk berobat, keperluan keluarga yang urgent, dan lainnya," ujarnya.

Tak hanya orang dewasa, John bahkan mengatakan para penumpang ada yang kerap membawa anak kecil untuk menaiki KRL dengan tujuan bukan untuk bekerja atau tujuan penting.

"Ya ada saja yang begitu (bawa anak kecil), kami akan terus melakukan imbauan atau sosialisasi untuk tetap di rumah," akunya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved